BLITAR–seputarjawatimur.com- Masyarakat Kota Blitar kini dapat memperoleh informasi seputar layanan keimigrasian dengan lebih mudah melalui inovasi PASPORIA (Paspor Ceria) yang digelar Kantor Imigrasi Blitar di kawasan Car Free Day (CFD), Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui pendekatan langsung di ruang terbuka.
Kehadiran petugas imigrasi di tengah aktivitas akhir pekan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan informasi sekaligus menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai pengurusan dokumen perjalanan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pemahaman publik terhadap prosedur keimigrasian yang benar.
Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto, mengatakan bahwa kemudahan akses informasi merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, melalui PASPORIA, masyarakat tidak harus menunggu datang ke kantor imigrasi untuk mendapatkan penjelasan awal mengenai berbagai kebutuhan layanan paspor.
“Melalui PASPORIA, kami ingin mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat. Dengan hadir di ruang publik seperti CFD, masyarakat bisa memperoleh informasi dan berkonsultasi langsung dengan petugas secara lebih mudah,” ujar Aditya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan penjelasan mengenai persyaratan dan tahapan permohonan paspor. Informasi terkait penanganan paspor yang hilang maupun rusak juga menjadi bagian dari materi konsultasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Selain memberikan layanan informasi, kegiatan ini menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih memahami ketentuan administrasi keimigrasian. Dengan pengetahuan yang memadai, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan dokumen sesuai persyaratan dan mengikuti prosedur yang berlaku.
Aditya menambahkan, pola pelayanan jemput bola menjadi salah satu strategi untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka antara petugas imigrasi dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan keimigrasian, sehingga mereka mengetahui prosedur yang benar dan bisa memanfaatkan layanan yang tersedia sesuai kebutuhannya,” tambahnya.
Pemilihan lokasi CFD dinilai memberikan ruang interaksi yang lebih santai dan mudah dijangkau. Di tengah kegiatan olahraga dan aktivitas warga pada akhir pekan, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan serta memperoleh penjelasan langsung dari petugas.
Program PASPORIA sekaligus mencerminkan komitmen Kantor Imigrasi Blitar dalam mendukung semangat *Imigrasi untuk Rakyat*. Melalui pendekatan yang lebih dekat, pelayanan keimigrasian diharapkan semakin mudah diakses, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ke depan, Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen melanjutkan pengembangan inovasi pelayanan serta memperluas edukasi keimigrasian melalui berbagai kegiatan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai dokumen perjalanan sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keimigrasian secara tepat.(suk)












