PROBOLINGGO-seputarjawatimur.com– Suasana di kawasan hutan Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, mendadak menjadi perhatian setelah seorang warga ditemukan meninggal dunia, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Penemuan tersebut bermula ketika korban diketahui pergi ke kawasan hutan untuk mencari rumput. Namun, hingga siang hari korban belum juga kembali ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga khawatir dan bersama sejumlah warga melakukan pencarian ke lokasi yang biasa didatangi korban.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan di kawasan hutan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka pada tubuh korban.
Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Polsek Sumber bersama Pamapta dan Tim Satreskrim Polres Probolinggo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Petugas melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan beberapa barang yang ditemukan di sekitar lokasi dan diduga memiliki keterkaitan dengan kejadian tersebut.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar melalui Plt. Kasihumas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa Apriantoro membenarkan adanya penanganan terhadap temuan warga meninggal dunia tersebut.
Menurut Widy, langkah awal dilakukan dengan mendatangi lokasi, memeriksa kondisi TKP, serta mengumpulkan informasi dari para saksi.
“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dengan mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan awal di lokasi, meminta keterangan saksi-saksi, serta mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Ipda Widy.
Ia menegaskan, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan saksi dan berbagai temuan yang diperoleh dari lokasi kejadian.
“Penyelidikan masih berlangsung. Keterangan para saksi dan barang yang ditemukan di lokasi terus didalami untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut,” jelasnya.
Polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian maupun penyebab meninggalnya korban. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pendalaman menghasilkan fakta yang dapat dipublikasikan.(bhj)












