Probolinggo.seputarjawatimur.com . Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo dan Universitas Hafshawaty Zainul Hasan (UNHASA) Genggong menjalin sinergi untuk pemberdayaan dan pengembangan UMKM melalui Perjanjian Kerjasama (PKS), yang bertujuan untuk memperkuat UMKM dan mendukung transformasi digital. Penandatanganan PKS tersebut berlangsung pada Selasa (18/02/2025) pagi di Ruang Pertemuan DKUPP Kabupaten Probolinggo.
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, S.Sos, M.Si, dan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Ekonomi (FIPE) UNHASA, Dr. Yessy Nur Endah Sari, S.SiT, M.Kes. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris DKUPP Saiful Farid Cahyono Bakti, S.P, M.Si, jajaran DKUPP Kabupaten Probolinggo, serta perwakilan dari UNHASA Genggong, termasuk Kaprodi Bisnis Digital FIPE Sri Nurhasana, S.E., M.M dan Kabag Kerjasama dan Kemitraan Achmad Junaedi, S.Ag., M.Pd.I.
Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan dan transformasi digital UMKM di Kabupaten Probolinggo, serta mendorong kemajuan sektor ekonomi mikro di daerah tersebut.
Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, S.Sos, M.Si, menyambut dengan antusias kerjasama yang terjalin antara pihaknya dan Universitas Hafshawaty Zainul Hasan (UNHASA) Genggong.
“saya berharap kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi DKUPP Kabupaten Probolinggo dan UNHASA, serta berkontribusi positif dalam pengembangan UMKM di wilayah tersebut.” Ungkapnya.
Taufik Alami juga menekankan bahwa kerjasama ini tidak hanya akan memperkuat sektor UMKM, tetapi juga membuka peluang besar untuk memperkuat ekonomi daerah. Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi, diharapkan UMKM di Kabupaten Probolinggo dapat berkembang lebih cepat dan lebih efisien, serta siap menghadapi tantangan dunia digital yang semakin pesat.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Ekonomi (FIPE) UNHASA, Dr. Yessy Nur Endah Sari, S.SiT, M.Kes., menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian kepada Masyarakat. Menurutnya, kerjasama ini tidak hanya memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan, tetapi juga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam hal penguatan UMKM dan transformasi digital.
Dr. Yessy berharap, dengan adanya kerjasama ini, institusi pendidikan dapat memainkan peran yang lebih besar dalam memperkuat dan memberdayakan UMKM di Kabupaten Probolinggo, serta mendorong penggunaan teknologi yang lebih luas untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi sektor ekonomi mikro di daerah tersebut.(bhj)












