Kediri.seputarjawatimur.com — Upaya menjaga kondisi kesehatan peserta didik terus digencarkan oleh sejumlah sekolah di Kabupaten Kediri. Salah satunya dilakukan oleh SMP Negeri 2 Kunjang, yang baru-baru ini melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan kreatif bagi ratusan siswanya dari kelas 7, 8, dan 9.
Kegiatan yang diikuti sekitar 750 siswa ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam rangka pemantauan dan deteksi dini kondisi kesehatan generasi muda.
Kepala SMPN 2 Kunjang, Kastani, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk memastikan siswa tetap dalam kondisi prima.
“Ini merupakan program dari pemerintah, pemeriksaan kegiatan kreatif yang sangat bermanfaat untuk mendeteksi dini masalah kesehatan siswa,” ungkap Kastani.
Kerja Sama dengan Puskesmas Kunjang
Kegiatan pemeriksaan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Puskesmas Kunjang, yang menurunkan tim medis lengkap untuk melakukan pemeriksaan fisik terhadap seluruh siswa.
Menurut Kastani, pihak sekolah juga telah menyiapkan langkah tindak lanjut jika ada siswa yang ditemukan memiliki indikasi gangguan kesehatan.
“Kalau ada yang terindikasi kurang sehat akan segera kita rujuk untuk penanganan lebih lanjut. Tapi Alhamdulillah, anak-anak sehat semua,” ujarnya penuh syukur.
Dorongan untuk Jadi Program Rutin
Di akhir kegiatan, Kastani menyampaikan harapannya agar program pemeriksaan kesehatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di sekolah.
“Harapan kami, kegiatan pemeriksaan bisa dilanjutkan secara berkala. Dengan begitu, kondisi kesehatan anak-anak bisa terus dipantau demi masa depan mereka,” pungkasnya.
Pemeriksaan kesehatan rutin dinilai sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar serta mendukung pembentukan generasi yang sehat dan produktif. Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Kunjang menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berdaya dukung tinggi bagi peserta didik.(tar)












