Blitar.seputarjawatimur.com – Semangat dan ketekunan Marsikem (94), warga Jalan Bogowonto, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, patut menjadi inspirasi. Di usianya yang hampir satu abad, ia akhirnya akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci setelah menabung selama 50 tahun dari hasil berjualan pisang dan kelapa di pasar tradisional.
Marsikem mendaftar haji pada tahun 2019. Enam tahun berselang, panggilan dari tanah suci akhirnya datang. Ia dijadwalkan berangkat ke Mekkah pada 15 Mei 2025 mendatang, ditemani oleh anak pertamanya.
Saat ditemui di rumahnya, Marsikem terlihat antusias mempersiapkan keberangkatannya. Dengan suara yang mulai lemah karena usia, ia menceritakan bagaimana uang untuk biaya haji dikumpulkannya sedikit demi sedikit sejak puluhan tahun lalu.
“Daftar haji tahun 2019. Persiapannya kesehatan dan uang,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia mengaku bahagia karena doa dan usahanya selama ini akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT.
“Perasaan senang karena memang mengumpulkan uang untuk naik haji dan ini diijabahi. Nabung sudah lama, sudah 50 tahun,” kata Marsikem penuh haru.
Marsikem sebelumnya sempat jatuh sakit, namun kini kondisinya membaik. Selain semangat yang luar biasa, dukungan penuh dari keluarga menjadi penguat langkahnya menuju tanah suci.
Kisah Marsikem menjadi bukti bahwa dengan niat, kesabaran, dan kerja keras, impian sebesar apapun dapat terwujud bahkan di usia senja.












