Sidoarjo, seputarjawatimur.com – Seorang penjual gado-gado di Dusun Tanggul Kidul Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo menjadi korban pencurian oleh orang tak dikenal. Karena digendam, korban mengaku tidak sadar saat dompet berisi uang jutaan rupiah, KTP dan ATM diambil pelaku.
Sartiningsih, pemilik warung menceritakan, saat itu korban baru pulang dari pasar. Setiba di rumah, ada seorang wanita mengendarai motor matic dan berhenti di warungnya. Wanita tersebut memesan gado-gado sebanyak 30 bungkus. Tak berselang lama, wanita itu pergi dengan alasan mau ke rumah temannya.
“Pas saya tanya rumah temannya dimana, pelaku jawab dekat disekitar warung. Dan pelaku langsung tancap gas. Pas saya mau ambil pulpen di dompet, baru ingat kalau dompet yang saya taruh di atas etalase sudah tidak ada,” terangnya, Selasa (22/10/2024).
Korban pencurian mengaku tidak sadar saat seorang wanita pelaku pencurian mengambil dompetnya di dalam warung. Korban tidak sadar telah digendam pelaku melalui pandangan mata. Korban baru menyadari jika dompetnya dicuri setelah pelaku pergi dari lokasi kejadian.
Karena pelaku terekam kamera CCTV, warga dan korban sempat mengidentifikasi nopol kendaraan yang dipakai pelaku. Sayangnya, setelah di cek ternyata nopol itu palsu.
Berbekal rekaman video kamera CCTV, korban akhirnya melapor kasus pencurian dengan modus gendam ini ke Mapolsek Wonoayu.
Kasus pencurian dengan modus gendam yang kini marak di wilayah perkampungan ini, saat ini tengah ditangani Tim Reskrim Polsek Wonoayu Sidoarjo. (Lid).












