Probolinggo.seputarjawatimur.com – Upaya menjaga integritas dan profesionalitas anggota terus dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo melalui kegiatan rutin berupa tes urine dan pemeriksaan senjata api (senpi), Kamis (30/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Mapolres Probolinggo tersebut melibatkan unsur pengawasan internal serta tim Dokkes. Tes urine dilaksanakan secara mendadak sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan personel.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga kedisiplinan anggota sekaligus memastikan seluruh personel bekerja sesuai aturan yang berlaku.
“Ini merupakan langkah preventif agar seluruh anggota tetap berada dalam koridor hukum, bebas dari narkoba, serta disiplin dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Dari hasil tes urine yang dilakukan, seluruh anggota dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Hal ini menjadi indikator positif terhadap upaya pembinaan internal yang terus dilakukan.
Selain itu, pemeriksaan senjata api dinas juga dilakukan secara menyeluruh, mencakup kelayakan penggunaan, kelengkapan administrasi, hingga aspek keamanan penyimpanan.
AKBP Latif menambahkan, pengecekan berkala terhadap senpi sangat penting untuk meminimalisir risiko penyalahgunaan maupun kelalaian yang dapat membahayakan.
“Setiap personel harus memahami tanggung jawab dalam penggunaan senjata api, termasuk perawatan dan prosedur penggunaannya,” tegasnya.
Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya pelanggaran berarti. Meski demikian, seluruh anggota tetap diberikan arahan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Melalui kegiatan ini, Satreskrim Polres Probolinggo berharap dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga citra kepolisian sebagai institusi yang profesional, bersih, dan berintegritas.(bhj)












