Rekor Terbesar, Hampir Setengah Juta Pil Okerbaya Disita Polres Probolinggo

Probolinggo.seputarjawatimur.com – Polres Probolinggo berhasil mengungkap 12 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan keras berbahaya (okerbaya) selama pelaksanaan Operasi Tumpas Semeru 2025. Operasi ini digelar selama 12 hari, mulai 30 Agustus hingga 10 September 2025, dengan hasil yang cukup signifikan.

Dari rangkaian pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 12 tersangka dengan barang bukti 22,178 gram sabu dan 271.384 butir pil okerbaya.

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa dari total kasus yang diungkap, delapan di antaranya merupakan kasus narkotika dan empat lainnya kasus okerbaya. Ia menyebut ada tiga kasus menonjol yang berhasil diungkap jajarannya.

Salah satunya adalah penangkapan tersangka berinisial AR di Jalan Raya Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran, pada Jumat (5/9/2025). Dari tangan AR, polisi menyita 15,628 gram sabu. “Wilayah peredaran sabu ini mencakup Kraksaan, Lumbang, Paiton, Gading, Pakuniran, dan Dringu,” jelas AKBP Latif dalam konferensi pers di Ruang Rupatama Polres Probolinggo, Rabu (17/9/2025).

Kasus menonjol lainnya yaitu peredaran pil okerbaya yang melibatkan dua tersangka, SS dan SF. Keduanya ditangkap di Kecamatan Leces dan Banyuanyar, dengan barang bukti total 269.000 butir pil okerbaya. “Setelah dilakukan identifikasi, wilayah peredaran pil ini berada di Leces, Banyuanyar, dan Maron. Pengungkapan ratusan ribu butir pil okerbaya kali ini merupakan yang terbesar di Polres Probolinggo,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka narkotika dijerat dengan pasal sesuai barang bukti yang disita, sedangkan pelaku peredaran okerbaya dikenakan Pasal 435 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau denda hingga Rp5 miliar.

AKBP Latif menegaskan, Polres Probolinggo akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba maupun okerbaya demi menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat. “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras anggota serta dukungan masyarakat dan media,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *