Peringati Hari Pahlawan, Keluarga Pahlawan Brigjen TNI Hasan Basry Mendapatkan Perhatian Dari Kemensos

Pasuruan, seputarjawatimur.com – Kementerian Sosial terus menunjukan komitmennya dalam memberikan perhatian dan dukungan bagi keluarga Pahlawan yang telah berkontribusi besar bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Setelah dilakukan anjangsana di rumah keluarga RMTA. Soerjo di Surabaya, Kemensos kembali datang ke rumah keluarga salah satu pahlawan nasional yaitu Brigjen TNI H. Hasan Basry di Pasuruan pada Minggu (03/11) siang.

Bersama dengan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos Fatma Saifullah Yusuf, kegiatan anjangsana di Pasuruan juga memberikan bantuan alat bantu dengar kepada Ikrar Aulia Basry (67) yang merupakan putra dari pahlawan nasional Brigjen TNI H. Hasan Basry.

Diusia Ikrar yang sudah tidak lagi muda, mengalami penurunan pendengaran sehingga membutuhkan Alat bantu. Bantuan dari Kemensos kepada Ikrar diharapkan dapat membantu aktifitasnya sehari-hari dan bekerja.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Fatma Saifullah Yusuf menyampaikan, pemberian alat bantu dengar setelah adanya persetujuan pihak terkait dan keluarga, untuk dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

“Pemberian alat bantu dengar ini sudah komunikasi dengan keluarga, untuk bisa diberikan oleh Kemensos kepada bapak Ikrar,” kata Fatma.

Selain memberikan alat bantu dengar yang sangat dibutuhkan Ikrar, Kemensos juga memberikan paket sembako sebagai talih asih.

Ditempat yang sama Ikrar Aulia Basry (67) sangat berterima kasih kepada Kemensos yang masih peduli akan keluarga pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, dimana saat ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

“Saya terimakasih telah dibantu alat dengar bisa digunakan sehari-hari, terutama untuk komunikasi sama keluarga,” ucap Ikrar.

Perlu diketahui Brigjen TNI H. Hasan Basry merupakan pahlawan yang juga berjasa dalam bidang pendidikan sebagai salah satu sosok penting dalam pembangunan Universitas Lambung Mangkurat.

Kepahlawanan Hasan Basry juga diabadikan sebagai nama KRI Hasan Basri yang digunakan sebagai kapal markas dalam Operasi Gabungan Busur Ambalat-19 untuk pengamanan perbatasan di bawah kendali Gugus Tempur Laut Komando Armada II (Guspurla Koarmada II) yang bermarkas di Surabaya.

Di tahun 2024, berdasar pada PP no 78 tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Serta Besaran Tunjangan Berkelanjutan bagi Pejuang, Perintis Kemerdekaan dan Keluarga Pahlawan Nasional, Kemensos telah menyalurkan tunjangan berkelanjutan ke rekening keluarga Pahlawan Nasional pada tanggal 31 Januari 2024 berdasarkan SK Nomor 02/SK/5.3/PB.06.01/01/2024 tanggal 19 Januari 2024 dengan besaran Rp50.000.000 per tahun untuk setiap keluarga.

Para penerimanya tersebar di beberapa daerah, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan daerah lainnya di Indonesia dengan total 88 keluarga.

Selain tunjangan kehormatan, Kementerian Sosial juga merespons kebutuhan alat bantu yang diusulkan oleh Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI). Terdapat 53 usulan alat bantu dan 19 usulan alat bantu untuk Janda Perintis Kemerdekaan.(nik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *