MGBK MA Kabupaten Probolinggo Jajaki Kerja Sama dengan UNHASA untuk Penguatan Peran Guru BK

PROBOLINGGO-seputarjawatimur.com– Upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa madrasah terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Ketua Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Madrasah Aliyah Kabupaten Probolinggo bersama perwakilan guru BK melakukan kunjungan ke Universitas Hafshawaty Zainul Hasan (UNHASA), Genggong Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rektor UNHASA tersebut bertujuan menjalin kerja sama antara MGBK MA Kabupaten Probolinggo dan pihak kampus dalam rangka meningkatkan motivasi guru BK untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus mengembangkan kompetensi profesional guru BK di masing-masing sekolah.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua MGBK MA Kabupaten Probolinggo Abdullah, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor II UNHASA Maula Nasrifa, serta Kepala Bagian Kerja Sama dan Kemitraan UNHASA Achmad Junaedi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh diskusi terkait peluang pengembangan pendidikan serta peningkatan angka melanjutkan siswa madrasah ke perguruan tinggi.

Ketua MGBK MA Kabupaten Probolinggo, Abdullah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama antara MGBK dan UNHASA diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, khususnya bagi siswa madrasah yang akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut. Melalui sinergi antara guru BK dan perguruan tinggi, kami ingin mendorong semakin banyak siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik melalui jalur reguler, jalur prestasi, maupun berbagai program beasiswa yang tersedia,” ujar Abdullah.

Menurutnya, peran guru BK sangat strategis dalam memberikan informasi, motivasi, dan pendampingan kepada siswa terkait perencanaan karier dan pendidikan lanjutan setelah lulus dari madrasah.

Sementara itu, Wakil Rektor II UNHASA, Maula Nasrifa, menjelaskan bahwa kampusnya terus berkomitmen membuka akses pendidikan yang luas bagi masyarakat, terutama bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

“Peluang masuk ke UNHASA melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah cukup besar. Kami telah menyiapkan kuota yang cukup banyak untuk memfasilitasi siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, namun terkendala secara ekonomi. Kami berharap informasi ini dapat disampaikan oleh para guru BK kepada siswa di sekolah masing-masing,” kata Maula Nasrifa.

Ia menambahkan, keberadaan guru BK menjadi mitra penting bagi perguruan tinggi dalam memberikan informasi yang tepat mengenai jalur masuk kuliah, program studi, hingga berbagai skema bantuan pendidikan yang dapat dimanfaatkan siswa.

Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan menjajaki berbagai program kolaboratif yang dapat mendukung peningkatan kualitas layanan bimbingan konseling sekaligus memperluas kesempatan siswa madrasah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
(Bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *