Jalan Rusak Akibat Proyek Tol Probowangi Bukan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah, Bupati Probolinggo Minta Segera Diperbaiki

Probolinggo.seputarjawatimur.com – Meskipun pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) Paket 1 yang mencakup wilayah Gending, Suko, dan Kraksaan sepanjang 12,8 kilometer telah rampung dan siap dioperasikan, sejumlah ruas jalan di sekitar proyek mengalami kerusakan parah. Jalan-jalan tersebut berlubang dan mengalami degradasi akibat sering dilewati kendaraan besar yang mengangkut material selama proses pembangunan.

Kerusakan terpantau di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Gending, Pajarakan, Kraksaan, Besuk, Paiton, dan Kotaanyar. Jalan-jalan ini merupakan akses utama bagi warga setempat, sehingga kondisi yang memburuk menyebabkan berbagai permasalahan, termasuk meningkatnya risiko kecelakaan.

M Rizky (27), warga Kecamatan Kraksaan, mengungkapkan bahwa jalan yang rusak mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan pengendara, terutama saat hujan.

“Saat ini jalan sudah banyak yang rusak. Parahnya lagi, sekarang sudah licin dan tergenang air. Apalagi sekarang musim hujan, jadi kurang aman kalau dilalui warga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa warga telah mencoba mengajukan keluhan dan mencari solusi agar jalan segera diperbaiki. Namun hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari pihak terkait.

Bupati Probolinggo: Pihak Proyek Harus Bertanggung Jawab

Menanggapi keluhan warga, Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, menegaskan bahwa pihak proyek tol harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang ditimbulkan selama proses pembangunan.

“Kami sudah meminta kepada pihak proyek untuk segera melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. Ini menjadi tanggung jawab mereka, karena jalan tersebut digunakan selama proses pembangunan tol,” ujar Bupati Haris.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi meningkatkan angka kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. Oleh karena itu, ia mendesak agar perbaikan segera dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Hingga saat ini, pihak proyek tol Probowangi belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah perbaikan yang akan dilakukan. Namun, pemerintah daerah terus berkoordinasi agar proses pemulihan infrastruktur dapat segera terealisasi.

Masyarakat berharap ada langkah konkret dari pihak proyek untuk memperbaiki jalan-jalan yang terdampak, sehingga akses transportasi dapat kembali normal tanpa membahayakan pengguna jalan.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *