Pasuruan, Seputarjawatimur.com – Calon wakil gubernur Jawa Timur KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) dalam masa kampanye di wilayah Pasuruan bertemu dengan Nawaning se Pasuruan, untuk menyampaikan program kerja apabila memimpin Jawa Timur nanti.
Salah satunya kepedulian akan pondok pesantren berskala kecil dengan santri 50 sampai 100, yang selama ini tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintah untuk berkembang menjadi pondok pesantren yang lebih baik.
Maka Gus Hans yang banyak mendapatkan masukan dari ning-ning dalam pertemuan Nawaning di pondok pesantren Annur Assalafy di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan akan memberikan bantuan secara bertahap kepada pondok pesantren skala kecil tersebut, yang selama ini banyak mencetak ahli agama untuk bangsa.
“Ponpes yang ada di daerah yang skala kecil ini akan diperhatikan secara serius dan memberikan bantuan dalam pengembangan ponpesnya, tidak hanya ponpes yang besar saja,” kata Gus Hans, Kamis (10/10).
Lebih lanjut Gus Hans akan memberikan beasiswa kepada santri-santri penghafal kitab-kitab Al sunnah waljamaah, agar pendidikan agama di pesantren tidak bersebrangan nanti ke jalur keras.
“Kita pastikan ponpes tidak bersebrangan ke jalur keras, maka perlu beasiswa kepada santri penghafal kitab-kitab,” terangnya.
Maka dari itu mantan kepercayaan Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan pemerintah harus hadir dilingkungan pondok pesantren yang selama ini tidak tersentuh, dimana pondok pesantren skala kecil ini juga merupakan pencipta ahli agama dan sebagai tonggak berdirinya bangsa.
“Pemerintah harus hadir dalam mengembangkan ponpes di daerah-daerah, yang sama-sama menjadi tonggak berdirinya bangsa,” tutup Gus Hans.(nik)












