Probolinggo.seputarjawatimur.com Seorang suami Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo,harus meregang nyawa dibtangan istri keduanya setelah di pukul dengan Alu alat penumbuk kopi. – Gara garanya , korban ingin kembali ke istri pertamanya,
Korban diketahui bernama Tomo (60), sedangkan pelaku merupakan istri keduanya, bernama Supiani (48). Petaka bermula ketika korban mengutarakan keinginannya untuk kembali pada Senema, alias istri pertamanya.
Puncaknya, pada Selasa (22/10/2024) malam. Sekitar pukil 23.00 WIB, ketika korban tertidur pulas, pelaku yang masih geram dan jengkel atas pernyataan itu, mengambil alu penumbuk kopi di dapur.
Alu tersebut kemudian dipukulkan ke kepala korban yang sedang tidur dalam posisi miring ke kiri. Sekali pukul, korban sempat terbangun dan berusaha melawan. “Saya pukul sekali lagi di kepalanya itu, klenger,” kata Supiani pada polisi.
Petani itu pun tewas mengenaskan, usai dipentung dua kali oleh istri keduanya. Melihat hal itu, pelaku langsung meminta bantuan tetangganya, dan memberitahukan bahwa suaminya tewas.
Tetangga korban lalu meneruskan kepada perangkat desa setempat, atau lazim disebut pak kampong. “Kami menerima laporan penganiayaan itu dari perangkat desa sekitar pukul 00.00 lebih,” jelas Kapolsek Kuripan, Iptu Hartawan, Rabu (23/10/2024).
Atas kejadian itu, polisi langsung olah TKP serta periksa beberapa saksi. “Pelaku sudah ada di tahanan Polres Probolinggo,” ujar mantan KRI Polresta Probolinggo ini, singkat. (Bhj)












