PASURUAN, seputarjawatimur.com – Kecelakaan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu terjadi di Desa Pateguran, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan dengan sebuah minibus yang akan berkunjung ke sebuah pondok pesantren fathul latif, pada Selasa (07/05/2024) siang.
kejadian berawal minibus N 1475 WU dari selatan menuju utara akan melintas di perlintasan namun tidak menghiraukan peringatan warga, sehingga kereta api dari arah barat langsung menabrak rombongan tersebut.
Akibat kejadian ini 4 korban meninggal dunia, 3 di lokasi kejadian dan 1 di rumah sakit, sedangkan 3 korban mengalami luka-luka di larikan ke rumah sakit Kota Pasuruan,
Waka Polres Kompol Andria Diana Putra mengatakan, kendaraan minibus dari arah selatan akan melintas ke utara, dan tiga korban meninggal di lokasi kejadian,
“Kejadian ini berawal dari minibus dari selatan akan ke utara, namun tidak menghiraukan hingga terjadi kecelakaan,” kata Andria.
Data korban meninggal akibat kecelakaan kereta api dengan minibus di perlintasan tanpa palang yaitu, Maslaha,dan Munjiah warga Desa Sidogiri Kecamatan Kraton, Aidah warga Gayan, Kecamatan Gondang wetan, serta Alwiyah warga Desa Kepo, Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.
Maksum yang merupakan relawan mengatakan, sempat menghentikan minibus yang lewat namun tetap melanjutkan perjalanan akhirnya tertabrak dan terseret hingga 100 meterr lebih.
“Sempat saya hentikan tapi sopir tetap jalan melihat palang tidak tertutup belum difungsikan, hingga minibus tertabrak,” Ujar Maksum.
Dengan kejadian ini petugas dari kepolisian Polres Kota Pasuruan bersiaga untuk mengantisipasi kejadian lagi. (nik)












