Pasuruan, seputarjawatimur.com – Musibah laut menimpa rombongan pencari kerang asal Kelurahan Tapa’an, Kecamatan Bugul, Kota Pasuruan. Perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat terjangan angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Ketingan, Sidoarjo, Minggu (28/9) malam. Dua orang penumpang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu sempat hilang namun berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Korban meninggal masing-masing adalah Suya (52) dan Khamimah (41). Sementara itu, lima orang lainnya berhasil menyelamatkan diri, termasuk satu yang sempat hilang beberapa jam.
Salah seorang saksi yang juga penumpang perahu, M. Idris, menuturkan peristiwa nahas itu terjadi saat mereka hendak pulang setelah seharian mencari kerang.
“Angin besar tiba-tiba datang, ombaknya tinggi, lalu perahu langsung terbalik. Kejadiannya sangat cepat,” ungkap Idris, Senin (29/9).
Perahu naas itu diketahui mengangkut enam penumpang dan satu nahkoda. Setelah insiden, tiga orang sempat dilaporkan hilang. Tim Satpolairud Polres Pasuruan Kota bersama nelayan setempat segera melakukan pencarian sejak Senin pagi.
“Kami bersama warga turun langsung melakukan pencarian. Alhamdulillah, semua sudah ditemukan. Namun dua korban tidak bisa diselamatkan,” jelas Aipda Laswanto dari Satpolairud.
Dua jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Kota Pasuruan untuk divisum sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan.(nik)












