PROBOLINGGO-seputarjawatimur.com – Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong kembali menorehkan prestasi dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi Islam. Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) Pascasarjana UNZAH berhasil meraih peningkatan peringkat akreditasi dari “Baik” menjadi “Baik Sekali”, berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) Nomor 2228/SK/LAMDIK/AK/M/X/2026. Peringkat tersebut berlaku selama lima tahun.
Pencapaian yang diumumkan pada Kamis (22/10/2026) ini menjadi bukti konkret atas komitmen UNZAH Genggong dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, serta mengembangkan budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan Pascasarjana.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses evaluasi menyeluruh yang mencakup berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Salah satu tahapan pentingnya adalah Asesmen Lapangan LAMDIK yang berlangsung pada 2–3 Oktober 2026 di Aula Pascasarjana UNZAH Genggong. Kegiatan tersebut menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. H. Mahmud Arif, M.Ag., dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Prof. Dr. Shodiq Abdullah, M.Ag., dari UIN Walisongo Semarang.
Hasil akreditasi ini mendapat apresiasi dari Rektor UNZAH Genggong, K.H. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. Menurutnya, peningkatan peringkat tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar universitas sekaligus dorongan untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian Akreditasi Baik Sekali ini merupakan prestasi membanggakan bagi keluarga besar UNZAH Genggong. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat reputasi universitas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Pascasarjana UNZAH, Dr. H. Imam Bukhori, menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kerja sama dan dedikasi seluruh unsur akademik dalam memenuhi standar mutu pendidikan tinggi.
Ia menilai, peningkatan akreditasi dari Baik menjadi Baik Sekali merupakan hasil dari komitmen bersama untuk terus membenahi kualitas pembelajaran, memperkuat produktivitas penelitian, serta meningkatkan pelayanan akademik.
“Peningkatan akreditasi dari Baik menjadi Baik Sekali merupakan buah kerja keras, kebersamaan, dan komitmen seluruh civitas akademika. Capaian ini menjadi penyemangat bagi Pascasarjana untuk terus memperkuat kualitas akademik, penelitian, dan pelayanan pendidikan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi S2 PAI, Dr. Ainur Rofiq Sofa, M.Pd., menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah titik akhir, melainkan pijakan untuk melakukan pengembangan program studi secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, peningkatan akreditasi harus diikuti dengan penguatan berbagai aspek strategis, mulai dari kualitas akademik, publikasi ilmiah, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengembangan karakteristik keilmuan yang menjadi identitas khas UNZAH Genggong.
“Alhamdulillah, ikhtiar bersama membuahkan hasil. Dari Akreditasi Baik kini meningkat menjadi Baik Sekali. Ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal langkah besar menuju Akreditasi Unggul melalui penguatan mutu akademik, publikasi ilmiah, inovasi digital, dan distingsi Filsafat Pesantren Genggong,” tegasnya.
Penguatan distingsi Filsafat Pesantren Genggong menjadi salah satu arah pengembangan yang diharapkan mampu mempertegas identitas akademik Program Studi S2 PAI. Dengan memadukan penguatan keilmuan Islam, tradisi pesantren, inovasi pembelajaran, dan pengembangan riset, program studi ini berupaya membangun keunggulan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam kontemporer.
Peningkatan peringkat akreditasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Pascasarjana UNZAH Genggong dalam membangun kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan. Capaian ini diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas lulusan, perluasan jejaring kerja sama akademik, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
Dengan diraihnya predikat Akreditasi Baik Sekali, Program Studi Magister PAI Pascasarjana UNZAH Genggong menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi mutu serta mengoptimalkan seluruh potensi akademik dan kelembagaan guna mewujudkan target Akreditasi Unggul pada masa mendatang.
Prestasi ini bukan sekadar peningkatan status akreditasi, melainkan juga momentum untuk memperkuat budaya mutu, memperkokoh identitas keilmuan berbasis pesantren, dan menjadikan UNZAH Genggong semakin berdaya saing dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.(bhj)












