Forpim PTKIS Jawa Timur Buka Peluang Kerja Sama Internasional Dengan Universitas Putra Malaysia

Malaysia. Seputarjawatimur.com – Forum Pimpinan (FORPIM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kopertais Wilayah IV Surabaya melakukan kunjungan ke luar negeri dalam rangka kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Malaysia salah satunya Universiti Putra Malaysia pada Selasa (19/11/2024).

Lawatan ke negeri jiran tersebut di pimpin langsung oleh Dr. Abd Aziz selaku ketua umum Forpim didampingi Dr. Istikomah selaku wakil ketua bidang kerja sama, Dr. Jauhar Fuad ,wakil ketua bidang publikasi, dan Dr. Suhairi wakil sekretaris.

Rombongan dari Forpim di terima oleh beberapa pimpinan dari Faculty of Educational Studies UPM yakni Timbalan Dekan (Penyelidikan, Inovasi dan Pendanaan), Fakulti Pengajian Pendidikan, UPM – Dr Mohd Faiq Abd Aziz, Ketua Jabatan Pendidikan Bahasa dan Kemanusiaan, Fakulti Pengajian Pendidikan – Profesor Madya Dr Lilliati Ismail, Penyelaras Unit Pendidikan Islam – Dr Fathiyah Mohd Fakhruddin, Pensyarah Unit Pendidikan Islam – Dr Izuli Dzulkifli.

Dalam pertemuan terbatas tersebut , terdapat sejumlah kesepakatan kerjasama antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kopertais Wilayah IV Surabaya dengan Faculty of Educational Studies UPM yakni Bidang Pendidikan Islam Prasiswazah, Bidang Pendidikan Islam program Master dan Ph.D serta Cadangan Kerjasama diantaranya kuliah tamu, joint research, joint conference dan teaching practicum. Dengan dibukanya kerja sama ini harapannya seluruh PTKIS Jawa Timur dapat berkembang lebih baik melalui sinergi dengan perguruan tinggi luar negeri.

Menurut selaku ketua umum Forpim Dr. Abd Aziz Wahab yang juga rektor Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong Probolinggo mengatakan, Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan akademik dan memperluas kerja sama dalam bidang pendidikan, riset, serta pengembangan keagamaan. Diskusi dalam kunjungan ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai program kolaborasi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak, serta membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di Indonesia untuk mengakses fasilitas pendidikan dan riset internasional.

“ Langkah ini merupakan bagian dari upaya FORPIM PTKIS Kopertais Wilayah IV untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, serta menciptakan sinergi yang lebih besar di tingkat internasional. “ ujarnya .

Selain itu, menurut Dr. Abd Aziz Wahab Langkah ini merupakan bagian dari upaya FORPIM PTKIS Kopertais Wilayah IV untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, serta menciptakan sinergi yang lebih besar di tingkat internasional.

“Kerja sama ini perlu ditindaklanjuti sesegera mungkin melalui RTL Forpim untuk mengikut sertakan 187 PTKIS yg ada di Jawa Timur “ tambahnya.

Program kerja sama yang dijalin oleh Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (FORPIM) Kopertais Wilayah IV Surabaya dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) ini juga sejalan dengan berbagai program yang telah dicanangkan oleh Universitas Islam Zainul Hasan. Sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, Universitas Islam Zainul Hasan memiliki visi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat, serta memperluas jaringan internasional guna memajukan perguruan tinggi yang berbasis sebagai kampus juara .

Melalui kerja sama ini, diharapkan Universitas Islam Zainul Hasan dapat memperkuat kemitraan dengan universitas-universitas di Malaysia, membuka peluang untuk program pertukaran mahasiswa, peningkatan kualitas pengajaran, membuka lapangan kerja , serta kolaborasi dalam riset-riset keagamaan dan sosial. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi pusat pendidikan tinggi yang unggul di tingkat nasional dan internasional, dengan fokus pada pengembangan karakter, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam.

Dengan begitu, kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi perguruan tinggi yang terlibat, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia, khususnya bagi mahasiswa dan dosen di Universitas Islam Zainul Hasan genggong.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *