Sidoarjo, seputarjawatimur.com – Ratusan siswa, guru dan pengurus Nahdlatul Ulama di komplek Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) Tarik Sidoarjo, menerbangkan pesawat yang terbuat dari kertas lengkap dengan tulisan cita-cita di lapangan sekolah setempat, Selasa (22/10/2024). Penerbangan pesawat kertas tersebut seiiring dengan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang bertema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”.
Kepala SMK YPM 7 Tarik mengatakan, tak hanya siswa dan guru SMP YPM 6 dan SMK YPM 7 Tarik, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tarik beserta banomnya, Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU IPPNU juga ikut menerbangkan pesawat yang telah disiapkan pihak sekolah.
Melalui momen itu, harapan para siswa, guru maupun pengurus NU dapat melesat tinggi, terkabul dan mendapatkan ridho dari Allah SWT.
“Penerbangan pesawat kertas ini sebagai upaya mewujudkan cita-cita para siswa maupun guru di kompleks YPM Tarik, agar tergapai harapannya,” katanya.
Pada momen peringatan HSN tahun ini, pihak sekolah juga menggelar upacara bendera merah putih yang diikuti sekitar 750 orang. Dengan mengenakan sarung dan kemeja putih bagi siswa dan guru laki-laki, serta memakai busana berwarna putih bagi siswi dan guru wanita, upacara bendera memperingati HSN berjalan lancar dan penuh khidmat.
Para siswa diajak untuk berbuat baik terhadap sesama, dan memberikan manfaat kepada manusia di lingkungan masing-masing seperti yang telah diajarkan oleh Pendiri YPM yakni Almaghfurlah KH. Hasyim Latif.
“Abah Hasyim Latif itu santri langsung dari Pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy’ari. Abah Hasyim waktu itu mendapatkan tugas dari KH. Hasyim Asy’ari untuk menjadi Komanda Laskar Hisbullah. Abah Hasyim menjadi pejuang melawan penjajah. Setelah purna, Abah Hasyim kemudian mendirikan lembaga pendidikan yang saat ini dikenal dengan YPM Sepanjang Ngelom Taman,” terang Pengawas YPM H. Aslam Khitami.
Ia menghimbau kepada generasi milenial agar tidak memiliki penyakit hati seperti iri, dengki dan bisa mengendalikan hawa nafsunya. “Harus jadi pendekar bagi dirinya sendiri untuk selalu berbuat baik terhadap sesama sesuai yang telah diajarkan oleh Abah Hasyim Latif,” ujarnya.
Di momen peringatan HSN ini, SMK YPM 7 Tarik juga meresmikan lapangan bola voli sesuai standar proliga maupun Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).
Peresmian lapangan bola voli ini sebagai upaya mencetak generasi atlet bola voli sejak dini. Karena di kawasan Tarik dikenal sebagai wilayah yang gemar bermain bola voli. (Lid).












