PROBOLINGGO.seputarjawatimur.com – Sejumlah tokoh ulama dan pemuda di Kabupaten Probolinggo menyatakan sikap tegas terhadap pihak-pihak yang dinilai kerap mengganggu stabilitas pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Gus Haris dan Wakil Bupati Ra Fahmi. Sikap tersebut ditunjukkan melalui aksi turun ke jalan sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Senin (5/1/2026).
Koordinator Laskar Pemuda Kabupaten Probolinggo, Rudi, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan peringatan awal bagi kelompok yang selama ini dinilai terus menciptakan kegaduhan dan menghambat jalannya pemerintahan.
“Ini baru permulaan. Jika ke depan masih ada upaya mengganggu stabilitas pemerintahan, kami bersama masyarakat akan turun kembali dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegas Rudi di sela aksi.
Dukungan juga datang dari kalangan ulama. Pengasuh Pesantren Sirojul Ummah Desa Kertosono, Kecamatan Gading, KH Jamaluddin Husein, menyampaikan keprihatinannya atas situasi yang menurutnya dapat mengganggu kondusivitas daerah.
“Masyarakat menginginkan suasana yang tenang dan pemerintahan yang bisa bekerja maksimal. Kami mendukung sepenuhnya Pemerintah Kabupaten Probolinggo di bawah kepemimpinan Gus Haris dan Ra Fahmi, karena mereka adalah pilihan mayoritas rakyat,” ujar KH Jamaluddin dalam pernyataan persnya.
Ia menilai, tidak tepat jika ada kelompok kecil yang mengatasnamakan rakyat namun justru menciptakan kegaduhan di ruang publik. Menurutnya, saat ini terlihat adanya upaya sistematis untuk menyerang kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo melalui opini-opini negatif.
“Kami tidak disuruh siapa pun. Ini murni inisiatif kami untuk bersuara demi menjaga kerukunan masyarakat dan agar pemerintah bisa fokus membangun tata kelola daerah,” imbuhnya.
KH Jamaluddin Husein juga menegaskan kesiapan dirinya bersama puluhan ribu masyarakat untuk membentengi pemerintahan daerah apabila masih ada upaya merongrong stabilitas dan mendiskreditkan kepemimpinan Gus Haris–Ra Fahmi dengan mengatasnamakan rakyat.
“Kami siap bergerak dengan tagline *Jogo Probo*. Mari bersama-sama menciptakan kondisi yang rukun dan kondusif, tanpa merusak ruang publik dan tanpa mudah mengklaim sebagai suara rakyat,” pungkasnya.(bhj)
silakan beri tahu.












