Sambut HSN 2024, UMAHA Sidoarjo Tanam Ratusan Pohon di Bantaran Sungai

Sidoarjo, seputarjawatimur.com – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober, Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo melaksanakan kegiatan penanaman 250 pohon di sepanjang bantaran Sungai Pelayaran di sekitar kampus.
Civitas academica UMAHA, termasuk dosen dan mahasiswa, turun langsung ke lokasi untuk menanam beragam jenis pohon. Mereka menggali lubang dengan kedalaman 30 centimeter dan menanam pohon dengan jarak satu meter antar batang. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati Hari Santri, tetapi juga untuk mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghijauan. Ini merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Sekretaris Universitas Maarif Hasyim Latif Dr. M. Zamroni SH., MH menegaskan, penanaman pohon ini adalah komitmen UMAHA dalam rangka pelestarian linkungan dan ketahanan pangan.

“Disepanjang sungai pelayaran ini, debit airnya semakin hari semakin berkurang, selain untuk pengairan irigasi sawah, air sungai pelayaran juga diambil dan diolah untuk PDAM Delta Tirta, sehingga perlu adanya penanaman pohon disepanjang bantaran sungai tersebut,” katanya, Rabu (16/10/2024).

Senada dengan Dr. M. Zamroni SH., MH, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, Humas dan SDM Dr. Asri Wijayanti menyampaikan penanaman pohon yang dilakukan saat ini adalah untuk masa depan generasi dan anak cucu nanti.

“Dengan penanaman pohon ini, saya berharap akan membawa manfaat bagi kita semua, bernilai bukan hanya menjadi hijau menjadi asri, tetapi juga yang paling penting adalah dampak ekologisnya, karena pohon kita ini akan dapat menyerap CO2, karbon, mengembalikan oksigen yang segar untuk kita semua, juga membantu penyerapan air hujan, mengurangi dampak banjir,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa UMAHA dari Prodi Hukum, Irma Nafa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat positifdan harus dilakukan secara berkelanjutan. “Senang bisa terlibat dalam kegiatan penghijauan ini, seharusnya kegiatan positif ini terus dilakukan secara berkelajutan, soalnya banyak lahan yang beralih fungsi, jadi masih banyak lahan kritis dan hal ini juga menceagah erosi,” ucap Irma.

Adapun rangkaian kegiatan pelaksanaan Hari Santri Nasional 2024 yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”, seluruh civitas academica diwajibkan menggunakan dresscode serentak mulai tanggal 15 hingga 22 Oktober yaitu memakai baju putih dan sarung, tanggal 16 Oktober penanaman pohon, sedangkan pada tanggal 18 Oktober yakni kegiatan tahlil dan khotmil quran, dan tanggal 22 Oktober seluruh civitas academica akan melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional.

Seperti diketahui bersama, bahwa Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sejak ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2015 silam. Hari Santri merujuk pada peristiwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. (Lid).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *