Probolinggo.seputarjawatimur.com. Calon Gubernur Jawatimur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan ke kediaman Syarifah Ummik Elok Fatimah Al Muhdhor di Pondok Pesantren Raudlatul Jannah Desa Kleseman Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo pada Rabu (23/10).
Khofifah di temani oleh Ketua Tim Pemenangan (TPP) Boedi Prijosoeprajitno, serta Hj. Malikal Bulgis (Ning Bul). Rombongan Khofifah tersebut di sambut oleh Pengasuh Ponpes Syarifah Ummik Elok Fatimah Al Muhdhor serta Tim Pemenangan Daerah (TPD) Kabupaten Probolinggo .
Kunjungan ini menjadi momen penting dalam kampanye, di mana Khofifah berinteraksi langsung dengan santri dan pengurus pesantren, serta mendengarkan aspirasi dan harapan masyarakat setempat. Kegiatan ini mencerminkan komitmennya untuk mendukung pendidikan dan pengembangan pesantren di wilayah Jawa Timur.
Kehadiran calon nomor urut dua, Khofifah Indar Parawansa, di Probolinggo merupakan bagian dari rangkaian safari politiknya di daerah tersebut. Sebelumnya, ia telah melakukan lawatan politik di Kabupaten Jember, di mana ia menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“ kunjungan beliau di kediaman Syarifah Ummik Elok Fatimah Al Muhdhor di Pondok Pesantren Raudlatul Jannah Desa Kleseman Kecamatan Gending merupakan rangkaian silaturahim ke pondok pondok pesantren yang ada di jawa timur” Ungkap Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Wahid Nurahman .
Kegiatan safari ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, memperkenalkan visi dan misinya, serta memperkuat dukungan di setiap daerah yang dikunjunginya. Kunjungan ke Pondok Pesantren Raudlatul Jannah menjadi salah satu titik penting dalam upayanya membangun koneksi dengan komunitas pesantren dan santri.
Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu titik target penting dalam strategi perolehan suara Khofifah Indar Parawansa, dengan optimisme untuk meraih hingga 75 persen suara. Dengan jumlah pemilih yang signifikan dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Khofifah berusaha untuk memperkuat jaringannya di daerah ini. Kunjungan ke berbagai komunitas, termasuk pesantren, menjadi langkah strategis untuk membangun kedekatan dan kepercayaan di kalangan pemilih.(bhj)












