Pencuri di Banyuwangi Kepruk Korbannya Pakai Gagang Pacul

Banyuwangi.seputarjawatimur.com Percobaan pencurian yang berujung apes dialami oleh HMN (30), seorang pria asal Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. Ketika beraksi di sebuah rumah kontrakan di Perumahan BTN Indah Cluring, Dusun Kepatihan, Desa/Kecamatan Cluring pada Jumat dinihari (4/10),

Pelaku dipergoki oleh penghuni rumah, Madita Romadhani Pertiwi (27), yang saat itu sedang tertidur pulas. Madita, seorang mahasiswi asal Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, langsung menyadari aksi pelaku saat melihat rumahnya diobrak-abrik.
HMN, yang berusaha melarikan diri, malah menyerang Madita dengan gagang cangkul, menyebabkan korban mengalami luka-luka. Kejadian tersebut langsung memicu respons dari warga sekitar yang kemudian membantu mengamankan situasi. Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian setempat.

“Korban saat itu sedang tertidur ketika pelaku beraksi,” kata Kapolsek Cluring AKP Abdul Rohman saat dikonfirmasi melalui pesan seluler, Minggu (6/10/2024).

Rohman mengungkap kronologi aksi pencurian itu. Pelaku diketahui merangsek ke rumah kontrakan korban dengan cara memanjat tembok setinggi dua meter.

Lantas masuk melalui pintu belakang yang tak dikunci. Sementara korban tertidur sepulang dari berlatih pencak silat.

“Korban saat itu baru pulang dari latihan pencak silat di wilayah Genteng. Kemudian istirahat di ruang tengah,” jelasnya.

Lolos melalui pitu belakang, kemudian MHN menuju rumah tengah. Disitu, pelaku melihat ada tas korban tergeletak di atas meja.

Akp abdul rohman menyebut, pelaku sempat mengambil uang dalam tas sebesar Rp61.000. Agar tidak terendus, pelaku kemudian mematikan lampu rumah tengah.

“Setelah mematikan lampu tengah pelaku kemudian menuju kamar dan mematikan lampu. Disitu pelaku kemudian mencari-cari barang berharga,” tambah Rohman.

Ketika mencari barang berharga seperti telepon genggam, mendadak korban terbangun dari tidurnya. Panik, pelaku kemudian menghujani korban dengan pukulan menggunakan gagang cangkul yang ia tenteng sebelumnya.

“Pelaku memukul wajah dan tangan korban menggunakan cangkul,” ujar kapolsek cluring

Korban pun berteriak minta tolong. Teriakan itu coba diredam pelaku dengan cara membungkam mulutnya. Tapi, korban berhasil meloloskan diri dari cengkeraman pelaku.

Korban, tambah akp abdul rohman kemudian kabur dan meminta tolong tetangga. Mengetahui aksinya gagal, pelaku lantas kabur dan meninggalkan uang yang sempat ia ambil.

“Uang yang diambil ditinggal dalam kamar. Lalu dia (pelaku) kabur ke samping rumah korban yang ternyata masih temannya untuk bersembunyi,” terangnya.

Teriakan korban didengar warga perumahan. Berbondong-bondong warga mencari pelaku dan menyisir area perumahan bersama petugas kepolisian.

Pelaku pun akhirnya ditangkap di rumah rekannya tersebut. Rohman menyatakan, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti.

“Kita amankan pelaku bersama sejumlah barang bukti yakni gagang pacul yang ada bercak darahnya, tas milik korban, dan pakaian serta sarung milik pelaku,” jelasnya.

Pelaku pun langsung dijebloskan ke tahanan Mapolsek Cluring. Ia sudah ditetapkan tersangka atas dugaan pencurian dengan kekerasan. Sementara korban nyaris babak belur setelah dihujani pukulan menggunakan gagang pacul pada bagian wajah dan tangan.
(Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *