Mengevaluasi Kebutuhan Operasional Polres Blitar Laksanakan Study Kelayakan Pembentukan Satpolairud Oleh Tim Asrena Polri

Blitar.seputarjawatimur.com – Tim Asrena Polri, bersama Korpolairud Baharkam Polri, Biro Rena Polda Jatim, dan Ditpolairud Polda Jawa Timur, melaksanakan studi kelayakan terkait rencana pembentukan markas komando (mako) Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) di wilayah hukum Polres Blitar. Kegiatan ini berlangsung di Pantai Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, yang dikenal sebagai wilayah strategis dengan potensi besar di sektor kelautan dan perairan.

Studi kelayakan ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan operasional dan kesiapan fasilitas di kawasan tersebut, mengingat pentingnya pengawasan dan pengamanan perairan di Kabupaten Blitar. Dengan Pantai Tambakrejo sebagai salah satu pusat aktivitas perikanan dan wisata, keberadaan mako Satpolairud diharapkan dapat memperkuat pengawasan maritim, menjaga keamanan laut, serta mencegah berbagai potensi kejahatan di wilayah perairan seperti penyelundupan atau penangkapan ikan ilegal.

Hasil dari studi kelayakan ini akan menjadi dasar bagi keputusan selanjutnya mengenai pembentukan mako Satpolairud, yang juga diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan dan keamanan masyarakat pesisir di Kabupaten Blitar. Rabu (25/09/24).

Upaya Polres Blitar dalam pembentukan mako SatPolairud, Polres Blitar telah mengirimkan surat dukungan ke Bupati Blitar, Kades Tambakrejo dan DPRD Kab. Blitar dan telah ditindaklanjuti.

Sedangkan untuk lokasi pembangunan Mako Sat Polairud Polres Blitar akan menggunakan lahan seluas 3.118 M² kawasan perhutani tepatnya di kawasan pantai Tambakrejo.

Dengan adanya study kelayakan pembangunan Mako Sat Polairud Polres Blitar semoga dari Tim bisa memberikan saran masukan guna dilengkapi dalam pentahapan pembentukan dan pendirian Mako Sat Polairud Polres Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Wiwit Adisatria menyatakan pembentukan Satpolairud Polres Blitar sangat penting untuk memperkuat pengamanan perairan di kawasan Blitar yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.

“Wilayah ini memiliki potensi rawan terhadap tindak kejahatan laut, seperti penyelundupan dan illegal fishing. Oleh karena itu, keberadaan Satpolairud akan sangat mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan laut dan memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir,” ujar AKBP Wiwit.

Kegiatan study kelayakan ini juga melibatkan analisis terhadap sumber daya alam, seperti potensi perikanan dan pariwisata, serta dampak positif pembentukan Satpolairud bagi masyarakat sekitar.

Pantai Tambakrejo sendiri merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di Kabupaten Blitar, sehingga aspek pariwisata juga menjadi pertimbangan penting dalam study ini.

Untuk sarana prasarana dan material Alkom yang tersedia di Pos perlu ditingkatkan untuk mendukung kinerja personil Polri dalam menjaga Kamtibmas di kawasan pesisir pantai yang berada di wilayah Kab. Blitar.

Hasil dari study kelayakan ini akan menjadi dasar untuk rekomendasi kepada pimpinan Polri terkait pembentukan Satpolairud di Polres Blitar.

Harapannya, keberadaan satuan ini nantinya dapat memperkuat pengawasan serta pengamanan di wilayah perairan Blitar, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian laut dan pemberantasan kejahatan di sektor kelautan.(suk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *