BLITAR.seputarjawatimur.com – Momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang menjadi primadona di Kabupaten Blitar adalah Blitar Park yang dipadati pengunjung sejak awal masa liburan.
Lonjakan wisatawan terlihat dari antrean kendaraan yang mengular di pintu masuk kawasan wisata. Pengunjung tidak hanya berasal dari Blitar Raya, tetapi juga dari berbagai daerah sekitar seperti Kediri, Tulungagung, Malang, bahkan luar Provinsi Jawa Timur.
Manager Operasional Blitar Park, Cici Winarti, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan selama libur Nataru mengalami peningkatan signifikan. Setiap harinya, jumlah wisatawan mencapai ribuan orang, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.
“Sejak awal libur Natal, kunjungan meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Biasanya puncak kunjungan terjadi menjelang pergantian tahun,” jelas Cici, Sabtu (27/12/2025).
Blitar Park banyak diminati wisatawan karena menawarkan berbagai wahana ramah keluarga, mulai dari kolam renang, permainan anak, wahana air, hingga spot foto tematik. Selain itu, harga tiket yang relatif terjangkau menjadi nilai tambah bagi pengunjung.
Guna mengantisipasi membludaknya wisatawan, pihak pengelola melakukan penambahan petugas di sejumlah titik strategis, termasuk area parkir dan wahana permainan. Aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung juga menjadi perhatian utama selama masa libur panjang.
“Kami memastikan seluruh wahana diawasi petugas, terutama untuk keamanan anak-anak, agar pengunjung merasa aman dan nyaman,” imbuhnya.
Salah satu pengunjung asal Tulungagung, Diah Ayu, mengaku memilih Blitar Park sebagai tujuan liburan karena kelengkapan wahana yang tersedia. Menurutnya, anak-anak dapat menikmati berbagai permainan tanpa merasa bosan.
“Tempatnya cocok untuk liburan keluarga, anak-anak betah karena banyak pilihan wahana,” ujarnya.
Meningkatnya kunjungan wisatawan selama libur Nataru ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar. (Suk)












