Kediri.seputarjawatimur.com– Kekosongan jabatan kepala dinas di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kediri mulai terisi. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melantik dan mengambil sumpah lima pejabat tinggi pratama, Kamis (8/1/2026).
Pelantikan tersebut diharapkan mampu mempercepat pengisian jabatan kepala dinas secara definitif yang selama ini masih diisi pelaksana tugas (Plt). Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu juga menyoroti jenjang karier aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kediri yang dinilainya masih terlalu jauh dan membutuhkan perhatian serius.
Mas Dhito mengingatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) agar lebih memperhatikan regenerasi dan kesinambungan karier pegawai. Ia menegaskan, pengisian jabatan strategis harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
“Tadi Kepala BKPSDM sudah saya lantik. Setelah ini saya akan rapat dengan Kepala BKPSDM untuk membahas Plt-Plt kepala dinas agar segera diisi pejabat definitif,” ujar Mas Dhito.
Kepala BKPSDM Kabupaten Kediri kini dijabat Randi Agatha Sakaira yang sebelumnya menjabat Sekretaris KPU Kabupaten Kediri. Sementara itu, empat pejabat tinggi pratama lainnya yang dilantik yakni Subur Widono, sebelumnya Camat Wates, dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial.
Selanjutnya, Mustika Prayitno Adi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Kediri dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Mohamad Nizam Subekhi, sebelumnya Camat Pare, diangkat menjadi Kepala Dinas Perhubungan. Sedangkan Wirawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dilantik sebagai Inspektur Kabupaten Kediri.
Selain pelantikan, Mas Dhito juga memberikan penugasan khusus kepada para kepala dinas yang baru. Kepala Dinas Perhubungan serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diminta fokus menangani kebocoran retribusi daerah.
Kepala Dinas Sosial diminta melakukan perbaikan dan validasi data kemiskinan, termasuk mempercepat penyaluran bantuan sosial. Sementara Inspektur Kabupaten Kediri ditugasi meningkatkan level Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP).
Mas Dhito menegaskan, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri harus meningkatkan kinerja dan tidak berpuas diri dengan jabatan yang diemban. Ia juga tidak segan melakukan mutasi bagi pejabat yang dinilai tidak mampu bekerja optimal.
“Kepada kepala OPD yang sedang menjabat, pesannya jangan merasa ada di zona nyaman,” tegas Mas Dhito.(tar)












