
PROBOLINGGO.seputarjawatimur.com – Ketua Nippon Foundation, Mr. Yohei Sasakawa, melakukan kunjungan kemanusiaan ke Kabupaten Probolinggo, Rabu (9/7), dengan agenda utama memperkuat kerja sama dalam upaya eliminasi penyakit kusta di Indonesia.
Salah satu titik kunjungan Mr. Sasakawa adalah Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong dan Universitas Hafshawaty Zainul Hasan (UNHASA). Rombongan diterima langsung oleh Pengasuh Ponpes Genggong sekaligus Ketua Yayasan Hafshawaty, KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, di kediamannya.
Dalam kunjungan tersebut, Mr. Sasakawa menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga global, pemerintah, dan institusi pendidikan dalam menyuarakan eliminasi kusta dan menghapus stigma terhadap para penyintas.
“Saya merasa bangga bisa hadir di pondok pesantren ini. Indonesia termasuk tiga besar negara dengan jumlah penderita kusta tertinggi di dunia. Karena itu, kami datang untuk bekerja sama dan menyuarakan gerakan zero kusta, khususnya di Probolinggo,” ujar Sasakawa di hadapan para santriwati.
Selain berdialog, Sasakawa juga menyempatkan diri menyapa langsung para santri dan meninjau suasana lingkungan pendidikan di pondok pesantren. Kunjungan berlanjut ke Universitas Hafshawaty, di mana rombongan disambut antusias oleh para mahasiswa.
KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mr. Sasakawa. Ia menyatakan bahwa pesantren dan lembaga pendidikan di bawah naungannya siap mendukung penuh kampanye penghapusan diskriminasi terhadap penderita kusta.
“Kusta adalah penyakit yang bisa disembuhkan. Yang harus dilawan adalah stigma dan diskriminasi. Kami di UNHASA siap bekerja sama dengan WHO maupun Nippon Foundation untuk menyuarakan hal ini kepada masyarakat luas,” tegasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Nippon Foundation dalam memperkuat jejaring global untuk eliminasi kusta, terutama di wilayah-wilayah endemik seperti Probolinggo.(bhj)












