Pasuruan, Seputarjawatimur.com – Calon Bupati Pasuruan KH Mujib Imron, yang akrab disapa Gus Mujib, melakukan silaturahmi bersama masyarakat Dusun Gunungmalang, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi pada Kamis (10/10).
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan keluhan terkait pembangunan masjid di desa yang belum maksimal.
Gus Mujib mendengarkan dengan penuh perhatian keluhan tersebut dan memberikan tanggapan yang menyejukkan. Ia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan fasilitas keagamaan, termasuk masjid, sebagai pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat. Gus Mujib juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam memajukan pembangunan, dan berjanji akan membantu memfasilitasi kebutuhan masyarakat terkait pembangunan masjid tersebut.
Selain itu, silaturahmi ini juga menjadi momen bagi Gus Mujib untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor lain, yang nantinya akan menjadi bagian dari program kerjanya jika terpilih menjadi Bupati Pasuruan.
Disampaikan dia, pasangan Gus Mujib – Ning Wardah (MUDAH) memiliki salah satu program prioritas MUDAH BERIBADAH untuk Pilkada Pasuruan.
Menurut dia, MUDAH BERIBADAH adalah program untuk membuat masyarakat Kabupaten Pasuruan mendapatkan hak yang sama dalam beribadah.
Artinya, kata dia, jika pasangan MUDAH terpilih memimpin Kabupaten Pasuruan, rumah – rumah ibadah di Pasuruan harus baik, bagus, bersih, dan nyaman.
“Kalau rumah ibadahnya bagus dan bersih, ini bisa memperkuat karakter masyarakat berbasis religiositas dan kearifan lokal,” katanya.
Dia mengakui, jika tempat ibadah di masing – masing pemeluk agama ini bagus dan nyaman, ibadah jadi lebih khusyuk dan tenang.
Gus Mujib mengaku akan memprioritaskan untuk membangun 1.000 tempat ibadah yang bersih dan nyaman, lengkap sarana dan prasarannya.
“Program ini berlaku untuk semua pemeluk agama, muslim atau non muslim, tempat ibadahnya akan kami bangun menjadi lebih baik dan bagus,” urainya.
Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pasuruan dua periode ini juga memiliki rencana untuk membuat GUS MUDAH di masing – masing tempat ibadah.
“GUS MUDAH ini singkatan dari Gugus Tugas Pembersihan Masjid, Mushala, dan Tempat Ibadah. Mudah – mudahan ini membawa manfaat,” sambung dia.
Menurut Gus Mujib, pemerintahan kedepan harus bisa menjalankan pemerintahan yang berpegang tegus pada prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
“Aktifitas keagaman yang sah diakui keberadaannya akan didukung penuh pemerintah. Termasuk fasilitasi tempat ibadah jadi lebih baik,” terangnya.
Maka ia kembali memohon doa restu dan dukungan dari masyarakat agar pencalonannya ini diberikan kemenangan untuk memimpin Kabupaten Pasuruan.(nik)












