Banyuwangi.seputarjawatimur.co- Status Gunung Raung di Banyuwangi Jawa Timur sejak Selasa pagi mengalami peningkatan status dari level normal menjadi level 2 atau waspada. Naiknya status gunung yang berada di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember terlihat dari lingkar selatan pada selasa siang sudah tertutup awan tebal.
Sebanyak kurang lebih 30 orang pendaki yang berada di puncak Gunung Raung terpaksa di evakuasi oleh pemandu Gunung. Evakuasi ini dilakukan untuk menghindari hal hal hal yang tidak di inginkan.
Agung Tri Subekti, Pengamat Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung di Dusun Mangaran Desa Sumberarum Kecamatan Songgon, menjelaskan, bahwa ,meningkatnya aktivitas tersebut dipicu gempa tektonik dangkal. ” Gunung Raung berstatus level I normal sejak Mei 2023 pada rabu pagi 19 desember 2023 kembali naik level menjadi level 2 atau level waspada.” Ungkapnya.
Pantauan PPGA, gempa tektonik lokal di dekat Gunung Raung dengan Magnitudo 2,6 itu mengakibatkan Gunung api setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut itu menyemburkan asap tebal dari kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal setinggi 400 hingga 1000 meter.
Secara visual peningkatan asap tebal itu sudah terpantau sejak Senin malam yang menyembur asap tebal setinggi 1000 meter . Pengamatan selama 24 jam aktivitas gempa hembusan meningkat menjadi 57 kali kejadian,sehingga Gunung Raung berubah status menjadi level 2 atau level
Waspada.
Sementara itu menurut Agen Bencana Provinsi Jawa Timur Ismanto, naiknya level waspada ini mengintruksikan kepada gaet yang membawa pendaki agar mengevakuasi pendaki agar turun dari puncak.” Bagi pemandu yang mengantar para penddaki di puncak untuk segera tarun . “ungkapnya. (gus)












