Blitar.seputarjawatimur.com Penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada Rabu (25/9/2024), menggegerkan warga setempat. Bayi tersebut ditemukan di dalam kantong plastik hitam dengan plasenta yang masih menempel, menunjukkan bahwa bayi ini baru saja dilahirkan. Lokasi penemuan berada di pekarangan dekat kandang ayam, yang menjadi area tak terduga untuk kejadian tragis tersebut.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jasad bayi tersebut ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, penyelidikan sedang berlangsung untuk mencari pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari warga sekitar guna mengungkap motif dan kronologi kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar menuturkan, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Nanik Triana (42) yang hendak mencari daun pepaya untuk dimasak.
“Saksi pergi ke pekarangan belakang rumah milik orang tuanya untuk mengambil daun buah pepaya yang saat itu melihat ada kantong plastik berwarna hitam tergeletak di tanah pekarangan tersebut yang setelah dilihat ternyata didalam kantong plastik tersebut berisi jasad bayi yang kondisinya sudah tidak bergerak dan dikerubungi oleh lalat dan semut,” ujar Samsul.
Saksi saat itu mengatakan bahwa tangan dan kaki bayi terlihat dari luar kantong plastik, selain itu di samping kantong plastik juga ditemukan ari-ari dari jasad dari bayi tersebut.
“Selanjutnya setelah mengetahui kejadian saksi langsung melaporkan ke ibu ketua RT yang selanjutnya melaporkan kepada perangkat desa dan kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Nglegok,” paparnya.
Dugaan awal bayi tersebut telah dibuang. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari pembuang bayi.
“Setelah dilakukan olah TKP bersama dengan petugas medis serta Satreskrim Polres Blitar kota selanjutnya jasad bayi tersebut di bawa ke RSUD Mardiwaluyo Kota Blitar untuk dilakukan otopsi,” imbuhnya.












