Probolinggo. seputarjawatimur.com – Debat Perdana Pemilihan Bupati Dan Wakil Kabupaten Probolinggo di gelar di Gedung Islamic Center Kota Kraksaan Pada Minggu (20/10). KPU menghadirkan dua pasangan calon bupati Zulmi – Rasit Dan gus Haris – Ra Fahmi .
Debat Pertama Tersebut Untuk Menunjukkan Skil Pengetahuan Serta Visi Misi Kedua Pasangan Calon Bupati Probolinggo.
Dalam debat pertama pasangan calon bupati Probolinggo, tampaknya isu korupsi dan penanganan korupsi tidak satupun di bahas dalam debat tersebut. Hal ini cukup mengejutkan masyarakat , mengingat korupsi adalah isu penting yang berdampak langsung pada kualitas pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.
Kedua pasangan calon hanya membahas kesejahteraan masyarakat, pendidikan, lapangan pekerjaan, peran anak muda, dan peluang usaha mikro yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Padahal , isu yang tak kalah menarik di Kabupaten Probolinggo terkait penanganan korupsi sebagai aspek transparansi dan penanganan korupsi dalam diskusi mereka. Masyarakat perlu tahu bagaimana mereka akan memastikan bahwa program-program tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan bebas dari praktik korupsi.
Zulmi , pasangan calon bupati dari nomor urut 1 usai debat mengatakan . Pasangan calon bupati nomor urut 1 mengenai penanganan korupsi di Kabupaten Probolinggo harus dilakukan secara bersama-sama, dari level atas hingga pemerintahan tingkat desa. Pendekatan kolaboratif seperti ini dapat menciptakan kesadaran kolektif di semua lapisan masyarakat tentang bahaya korupsi dan pentingnya transparansi.
“ kita tidak hanya menyelesaikan masalah ini sendirian, kita harus bersama – sama memantau mulai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat , “ ujarnya.
Sementara pasangan calon bupati dari nomor urut 2 Gus Haris menjelaskan, masa kelam korupsi di kabupaten probolinggo harus finish di pemerintahan yang baru nanti.
Pernyataan Gus Haris dari pasangan calon bupati nomor urut 2 tentang mengakhiri masa kelam korupsi di Kabupaten Probolinggo menunjukkan komitmen yang kuat untuk memperbaiki keadaan. Menekankan bahwa korupsi harus diakhiri di pemerintahan yang baru menggambarkan tekad untuk membawa perubahan positif.
“Jika diikuti dengan rencana aksi yang jelas dan strategi untuk mendorong transparansi serta akuntabilitas, hal ini bisa menjadi harapan baru bagi masyarakat. Ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dan partisipasi dalam proses pemerintahan. Semoga visi ini dapat diimplementasikan dengan baik “ Ungkapnya usai debat.(bhj)












