Cegah Tragedi Terulang, Polres Blitar Kota dan Dishub Tutup Jalur Rel Ngaglik

BLITAR.seputarjawatimur.com — Menyusul insiden tragis yang menewaskan seorang wanita di jalur rel kereta kawasan Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menutup sebagian jalur tersebut, Kamis (16/10/2025).

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi dan pengamanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan evaluasi terhadap kondisi lintasan dan keamanan area sekitar rel.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Suprayitno, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan dengan tetap memperhatikan aktivitas warga di sekitar lokasi.
“Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan kondisi rel aman dan tidak mengganggu operasional kereta api. Jalur ini hanya ditutup untuk kendaraan roda empat, sementara roda dua masih diperbolehkan melintas. Kami juga berkoordinasi dengan pihak KAI untuk menambah rambu dan pagar pengaman di sekitar lokasi,” ujarnya.

AKP Agus menambahkan, dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, sudah terjadi empat kejadian di lokasi yang sama, terdiri dari satu kecelakaan lalu lintas dan tiga kasus bunuh diri.
“Dari 10 tahun terakhir ada empat kejadian di sini, satu kecelakaan kereta api dan tiga kasus bunuh diri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Blitar, Anjar Eko Juli Admanto, mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian dan KAI dalam menutup jalur tersebut. Menurutnya, ada lima titik rawan di wilayah Kabupaten Blitar yang akan mendapat perlakuan serupa.

Totalnya ada 6 di Kabupaten Blitar, 3 di wilkum polres blitar kota (1 dibuka, 2 ditutup). Di wilkum Polres Blitar ada 3 ditutup akses mobil

“Kami sangat mengapresiasi penutupan ini. Di wilayah Kabupaten Blitar terdapat lima titik lokasi yang juga akan dilakukan penutupan demi keamanan bersama,” jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya seorang wanita dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di jalur Ngaglik. Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga sengaja menabrakkan diri ke arah kereta yang melintas.

Pihak kepolisian bersama PT KAI kini terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di area rel tanpa izin, demi mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang. (Suk)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *