Banjir Rendam Ratusan Rumah di Dua Desa

Pasuruan, seputarjawatimur.com – Itensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Pasuruan, membuat aliran sungai wrati di Kecamatan Beji meluap akibatnya 2 desa terendah banjir, pada Senin (05/02/2024) pagi.

Banjir yang merendam 2 desa meliputi Desa Kedungboto dan Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan hingga kini ketinggian air mencapai 40 sentimeter.

Perangkat Desa Kedungboto Mahmud menyampaikan, banjir kali ini baru pertama terjadi di desa akibat luapan sungai Wrati yang melintas di tengah desa, air datang ke pemukiman pada tengah malam yang sebelumnya hujan mulai sore hingga malam hari.

“Banjir baru pertama saat hujan seharian mulai sore hingga malam, ditambah dari daerah hulu yang hujan cukup lama,” kata Mahmud.

Untuk rumah yang terdampak banjir di Desa Kedungboto sampai saat ini ada 85 rumah, ditambah jalan penghubung antar kecamatan yang terendam.

Hal serupa juga terjadi di Desa Kedungringin, kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan sekitar 90 rumah warga terdampak banjir dari luapan sungai.

Kepala Desa Kedungringin Rizky Wahyuni mengatakan, sejak semalam air banjir datang masuk ke pemukiman warga, selain hujan yang cukup lama ditambah pendangkalan sungai membuat air cepat meluap.

“Mulai semalam air masuk ke pemukiman warga ada puluhan rumah terdampak, sungai mulai dangkal membuat air cepat meluap ke rumah-rumah,” ujar Rizky.

Rizky menambahkan rencana normalisasi sungai Wrati yang tak kunjung terlaksana, karena kewenangan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur membuat banjir setiap tahun terjadi di sepanjang aliran sungai. (nik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *