Malang. Seputarjawatimur.com-Universitas Hafshawaty Zainul Hasan (UNHASA) Genggong Probolinggo melakukan kegiatan benchmarking ke Universitas Negeri Malang pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan mutu akademik Program Studi Ilmu Keolahragaan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
Benchmarking tersebut membahas sejumlah program strategis, meliputi pengembangan kurikulum OBE, peningkatan akreditasi program studi, penguatan sumber daya manusia dosen, pengembangan sarana dan prasarana, penguatan penelitian dan publikasi ilmiah, hingga pengembangan kerja sama dan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dari pihak UNHASA, rombongan dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ekonomi, Dr. Yessy Nur Endah Sary, S.SiT., M.Kes. Turut hadir Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan Hartanto, Rosi Rosalina, S.Pd., M.Pd selaku Gugus Kendali Mutu (GKM) Program Studi, Achmad Furcon Bildhonny, S.Or., M.Pd dan Dwi Cahyati Anggraeni, S.Pd., M.Pd sebagai tim penyusun kurikulum OBE, serta Rahmatullah, S.Or., M.Pd dan Ahmad Muttaqin Darussalam, S.Or., M.Pd sebagai dosen pengampu mata kuliah praktik dan teori olahraga.
Sementara itu, pihak Universitas Negeri Malang menerima langsung rombongan benchmarking melalui Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Prof. Dr. Sapto Adi. Hadir pula Wakil Dekan III Kurniati Rahayuni, Ph.D, Kepala Departemen Ilmu Keolahragaan Dr. Slamet Raharjo, Sekretaris Departemen Olivia Andiana, M.Kes, serta sejumlah dosen Ilmu Keolahragaan, yakni Andryas Yuniarto, M.Or, Dr. Mahmut Yunus, M.Kes, Gosy Endra Vigriawan, M.Kes, dan Dinta Sugiarto, M.Kes.
Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan UNHASA, Hartanto, S.Pd., M.Pd menyampaikan, kegiatan benchmarking menjadi langkah strategis dalam membangun budaya mutu akademik yang berkelanjutan.
“Benchmarking ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun budaya mutu akademik yang berkelanjutan. Kami ingin memperoleh wawasan dan praktik baik dari Universitas Negeri Malang, khususnya dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE, tata kelola program studi, serta penguatan tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil benchmarking diharapkan mampu memperkuat daya saing Program Studi Ilmu Keolahragaan sekaligus meningkatkan kualitas lulusan yang profesional, adaptif, dan berkarakter.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Sapto Adi, M.Kes menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
“Kami menyambut baik kunjungan benchmarking dari Universitas Hafshawaty Zainul Hasan sebagai bentuk sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat inovasi akademik, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang ilmu keolahragaan,” katanya.
Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua institusi diharapkan dapat memperkuat kolaborasi akademik dan pengembangan tridharma perguruan tinggi guna menciptakan lulusan yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.(bhj)












