PT Raja Muda Gemilang Tegaskan Komitmen Pasok Biomassa untuk PLTU Paiton

Lumajang.swputarjawatimur.com– PT Raja Muda Gemilang (RMG) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam penyediaan bahan bakar biomassa bagi PT PLN Nusantara Power PLTU Paiton, Jawa Timur.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan evaluasi bersama manajemen PT PLN Nusantara Power PLTU Paiton. Dalam kesempatan itu, PT RMG menyampaikan apresiasi atas pembinaan, masukan, serta dukungan yang selama ini diberikan, yang dinilai menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keandalan pasokan, dan profesionalisme kerja.

Direktur PT Raja Muda Gemilang, Wahyu Andrian, mengatakan bahwa perusahaan siap menjaga standar operasional, disiplin kerja, serta konsistensi dalam mendukung kebutuhan pembangkit listrik.

“Sinergi yang telah terjalin ini diharapkan mampu memperkuat kinerja operasional PLTU Paiton secara berkelanjutan,” ujar Wahyu, Senin (9/2/2026).

Ia menambahkan, sebagai perusahaan pionir dalam pengadaan biomassa sawdust yang berlokasi di Ranuyoso, Lumajang, PT RMG berkomitmen menghasilkan produk biomassa yang berkualitas dan terjamin. Saat ini, seluruh peralatan produksi yang digunakan telah didukung teknologi modern, salah satunya mesin Hammer Mill.

“Dengan peralatan yang canggih dan modern, kami optimistis dapat memenuhi standar kualitas dan kuantitas sesuai kebutuhan PLTU,” pungkasnya.

Sementara itu, Senior Manajer PT PLN Nusantara Power PLTU Paiton, Dwi Juli Harsono, mengapresiasi langkah PT RMG yang telah mengoperasikan mesin Hammer Mill untuk memproduksi serbuk gergaji dari limbah kayu.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas kebutuhan PLTU dalam memenuhi target kuantitas dan kualitas biomassa yang telah ditetapkan. “PT RMG menunjukkan komitmen yang baik dalam menjaga kesesuaian produksi dengan standar yang dibutuhkan,” terangnya.

Dengan hadirnya peralatan tersebut, Dwi berharap kerja sama antara kedua pihak dapat terus berjalan lancar sehingga pasokan biomassa ke unit pembangkit dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kami berharap upaya ini dapat menjadi inspirasi bagi mitra pemasok biomassa lainnya, agar kebutuhan bahan baku di unit kami dapat terpenuhi secara optimal,” tutupnya. (Bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *