Debit Air Meluap, Rumah Ambruk dan Jalan Tertutup Longsor

PROBOLINGGO.seputarjawatimur.com– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo sejak Kamis siang hingga sore memicu serangkaian bencana hidrometeorologi. Sejumlah daerah terdampak luapan air, termasuk Kecamatan Tiris yang mengalami banjir hingga merusak fasilitas umum serta rumah warga.

Pantauan di Kecamatan Tiris menunjukkan debit air sungai meningkat tajam setelah diguyur hujan selama beberapa jam. Kondisi tersebut menyebabkan air meluap ke badan jalan dan permukiman warga. Arus deras bahkan menggerus satu rumah yang berada di pinggir sungai hingga ambruk.

Informasi di lapangan menyebutkan, jembatan di wilayah Tiris tidak mampu menampung kiriman air dari tiga titik aliran, termasuk dari Desa Andung Biru. Akibatnya, air meluap dan merembet ke rumah-rumah penduduk di sekitar bantaran sungai.

Ketua BPBD Kabupaten Probolinggo, **Oemar Sjarif**, menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang turun secara terus-menerus dalam durasi panjang. “Air kiriman dari wilayah atas membuat debit sungai meningkat cepat sehingga jembatan tidak mampu menampung aliran,” ujarnya.

Selain banjir, hujan deras juga memicu longsor di jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Material longsor menutup sebagian badan jalan, memaksa sejumlah kendaraan berhenti karena tidak dapat melintas. Petugas BPBD bersama aparat kepolisian telah diterjunkan untuk membantu warga dan melakukan pembersihan material.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, aktivitas masyarakat sempat terganggu. Hingga saat ini, tim gabungan masih bekerja untuk menangani genangan air serta membersihkan material longsor guna memulihkan akses dan aktivitas warga.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *