BLITAR.seputarjawatimur.com – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan Satu Suro dan Suran Agung, Polres Blitar menggelar rapat koordinasi pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, di Mapolres Blitar, Senin (23/6/2025).
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, antara lain Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, perwakilan Batalyon 511, Ketua IPSI Kabupaten Blitar, para Muspika, serta Ketua Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) se-Kabupaten Blitar. Rapat ini bertujuan menyatukan persepsi dan strategi untuk menjamin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Dalam arahannya, Kapolres Blitar menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga stabilitas selama momentum yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi sebagian masyarakat tersebut.
“Kita harus memastikan kegiatan ini berjalan dengan lancar, tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Koordinasi dan komunikasi antar pihak menjadi kunci utama,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman.
Salah satu poin penting dalam rapat ini adalah pembacaan maklumat dari PSHT oleh Ketua Cabang PSHT Kabupaten Blitar. Maklumat tersebut memuat sejumlah aturan dan imbauan, antara lain:
Aturan Keberangkatan dan Kepulangan,Seluruh peserta wajib mematuhi jadwal, menggunakan kendaraan roda empat atau enam yang tertutup dan dikawal aparat, serta dilarang menggunakan kendaraan roda dua secara konvoi.
Tanggung Jawab Pengurus dan Panitia Pengurus, panitia, dan pamter diminta proaktif menjaga ketertiban, menindak pelanggaran, dan berkoordinasi dengan pihak keamanan.
Etika dan Larangan Seluruh warga PSHT diwajibkan menjaga sopan santun, tidak memprovokasi, tidak menyebarkan hoaks, serta dilarang membawa sajam, tongkat, kembang api, maupun mengonsumsi miras dan narkoba.
Batasan Peserta:** Kegiatan pengesahan hanya diperbolehkan dihadiri oleh calon warga yang akan disahkan dan panitia resmi dari PSHT.
Rapat koordinasi ini menjadi bukti keseriusan semua pihak untuk memastikan bahwa peringatan Satu Suro dan Suran Agung berjalan damai dan bermartabat. Kapolres Blitar juga mengajak semua pihak untuk menjadikan momen ini sebagai sarana memperkuat nilai spiritual dan solidaritas sosial, bukan sebagai ajang unjuk kekuatan yang justru berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
“Dengan sinergitas dan komitmen bersama, kita harapkan peringatan Satu Suro dan Suran Agung tahun ini menjadi momentum yang menyejukkan dan membawa kedamaian bagi masyarakat Blitar,” pungkas Kapolres.(suk)












