Probolinggo.seputarjawatimur.com. Puluhan rider yang tergabung dalam komunitas motor gede (Moge) di Probolinggo berbagi pengalaman naik kendaraan besar bersama para penyandang disabilitas. Para penyandang disabilitas ini dibonceng oleh para rider dan bersama-sama mengelilingi kota Kraksaan. Sebelum memulai perjalanan, mereka berkumpul di kediaman Bupati terpilih, Gus Haris, di Genggong, Kecamatan Pajarakan. Di sana, mereka diberi arahan mengenai cara aman naik motor gede pada Sabtu (7/12).
Gus Haris memberikan petunjuk kepada para rider dan penyandang disabilitas agar selalu memperhatikan keselamatan selama perjalanan, memastikan bahwa semua peserta merasa nyaman dan aman. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi penyandang disabilitas, tetapi juga untuk mempererat rasa kebersamaan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya inklusivitas dalam masyarakat.
Salah seorang peserta penyandang disabilitas, Fariz (40), mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya ia diberi kesempatan untuk naik motor gede. Meskipun dirinya tidak bisa memacu kendaraan tersebut sendiri, Fariz merasa sangat terkesan dengan pengalaman yang luar biasa ini. Ia mengungkapkan kebahagiaannya bisa merasakan sensasi naik motor besar bersama para rider yang peduli. Pengalaman ini memberikan kesan mendalam dan membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk menikmati hal-hal yang biasanya sulit mereka akses.
“Ini adalah pengalaman baru yang tidak bisa saya lupakan, terima kasih Gus Haris ” ungkapnya singkat.
Sementara itu, Gus Haris yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Komunitas Motor Gede, menyatakan bahwa para penyandang disabilitas harus diberi kesempatan untuk merasakan pengalaman yang sama, yakni naik kendaraan tipe tertinggi seperti motor gede. Gus Haris menegaskan pentingnya kebersamaan dan inklusivitas, dengan menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membawa para penyandang disabilitas agar bisa merasakan kebahagiaan yang sama, khususnya dalam dunia otomotif, bersama dengan komunitas Difable Motorcycle Indonesia.
“ Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat membuka pandangan baru bagi masyarakat tentang kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh penyandang disabilitas” tandasnya .(bhj)












