Waspada. Besuk Rawan Begal, karyawati HM Sampoerna Jadi Korban

Probolinggo.seputarjawatimur.com. Kejadian pembegalan menimpa seorang karyawati PT HM Sampoerna Kraksaan bernama Dewi Amalia, warga Dusun Kasur, RT 3 RW 3, Desa Klampokan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Insiden terjadi pada Sabtu (12/10/2024).

Peristiwa pembegalan terjadi sekitar pukul 04.11 WIB saat korban hendak berangkat kerja. Pelaku berhasil melarikan sepeda motor milik korban, yaitu Honda Beat Street berwarna hitam.

Dewi Amalia, korban pembegalan, menceritakan kronologi kejadian saat dirinya hendak berangkat kerja pada pukul 04.06 WIB. Ia mengendarai sepeda motor matiknya sendirian melalui jalan desa. Ketika melewati area galian C di Dusun Klentang, RT 3 RW 4, ia melihat seseorang duduk di gardu yang ia kira sebagai penjaga alat berat. Tanpa menaruh curiga, Dewi terus melaju ke arah utara dengan kecepatan sedang.
Namun, orang tersebut ternyata mulai membuntuti Dewi. Sesampainya di utara warung Pak Ri, dua pengendara sepeda motor Honda Scoopy tiba-tiba memepetnya dari sisi kanan, lalu menyalip dan menghadang laju sepeda motor matik merah milik Dewi. Situasi ini membuatnya tak berdaya dan berujung pada aksi pembegalan di mana pelaku berhasil melarikan sepeda motor Honda Beat Street miliknya.
.

“ Penumpangnya lantas turun. Tanpa basa-basi langsung mengalungkan celurit ke bahu korban sisi kanan. “Sepedanya,” ungkap Dewi.

Karena ketakutan, Dewi membiarkan sepeda motor Honda Beat Street miliknya dengan nomor polisi N2813OS dibawa kabur oleh para pelaku. Gadis lajang itu mengalami syok berat dan menangis di pinggir jalan desa setelah insiden tersebut.

Beberapa saat kemudian, Dewi ditemukan oleh sepasang suami istri, warga Dusun Klentang. Mereka segera menghampiri Dewi untuk memberikan pertolongan.

Selain membawa kabur sepeda motor Honda Beat Street milik Dewi Amalia , pelaku juga mengambil barang-barang berharga yang berada di dalam jok motor. Barang-barang tersebut termasuk STNK sepeda motor atas nama Awam Basori, KTP, ATM, dan buku tabungan atas nama Dewi Amalia.

Pelaku juga berhasil membawa kunci cadangan motor yang tersimpan di dalam jok. Aksi ini tidak hanya merugikan secara material, tetapi juga menambah kerumitan bagi Dewi dalam mengurus dokumen-dokumen penting yang hilang.

“Yang bawa sajam tinggi berisi, pake penutup muka dan hodie tosca, kalau yang nyetir pendek gemuk,” tutur Dewi.

Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan untuk menangkap pelaku dan meningkatkan patroli keamanan di wilayah-wilayah rawan.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *