IKAGI Gelar Workshop Sambut Musim Giling Tebu Nasional.

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

PASURUAN, seputarjawatimur.com – Ikatan Ahli Gula Indonesia (IKAGI) menggelar workshop yang diikuti oleh ratusan praktisi gula nasional, yang digelar di Auditorium Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), pada Selasa (30/04/2024).

Dalam kegiatan workshop dihadiri Ketua Umum IKAGI, Dr Aris Toharisman, Sekjen IKAGI Dimas Eko Prasetyo serta Kepala P3GI Aris Lukito. Sedangkan pesertanya adalah Perusahaan Gula, General manager Pabrik Gula, dan Kepala Bagian dari masing-masing Pabrik Gula.

Dalam sambutannya, Aris Toharisman mengatakan pentingnya workshop sebagai salah satu langkah untuk memberikan informasi kepada anggota IKAGI. Utamanya terkait dengan produksi gula selama tahun 2024, termasuk antisipasi dan juga mitigasi lebih awal selama masa giling.

“Apalagi pada tahun 2023 terjadi fenomena iklim berupa el Nino yang cukup berdampak nyata terhadap capaian produksi gula nasional. Makanya perlu informasi prakiraan iklim secara berkala agar ketika giling dimulai, timingnya pas,” kata Aris.

Menyambut musim giling Aris menegaskan, bahwa rata-rata seluruh industri gula sudah siap 80 persen, termasuk dirinya sebagai Dirut PT Sinergi Gula Nusantara. Hanya saja seluruh industri gula di Indonesia sudah sepakat untuk tidak ada yang melakukan giling di bulan maret lalu, melainkan serentak di bulan mei.

“Kami sudah sepakat untuk mengatur. Jadi tidak ada yang melakukan giling di bulan maret, semuanya di bulan mei, dan ini jadi wujud sinergitas kami,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala P3GI, Aris Lukito menegaskan bahwa sebagai Lembaga Riset dan Penelitian, P3GI terus berupaya untuk memberikan dukungan teknologi, baik yang bersifat on farm mauoun off farm.

Untuk on farm, P3GI di setiap tahunnya akan meluncurkan varietas-varietas baru yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas gula. Khususnya mendukung swasembada gula nasional.

“Seperti di tahun 2023 lalu kami sudah meluncurkan 6 varietas baru, dan Insya Allah untuk tahun ini, sekitar 1-3 varietas tebu yang baru juga akan kami launching. Varietas itu tentunya sesuai dengan spesifikasi lokasi pengembangan,” terangnya. (nik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *