Halo Sae Resmi Diluncurkan, Aduan Warga Kini Terhubung AI dan Command Center

PROBOLINGGO-seputarjawatimur.com— Pemerintah Kabupaten Probolinggo resmi meluncurkan layanan hotline pengaduan masyarakat berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Halo Sae. Layanan dengan nomor 08082131001001 tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan keluhan warga sekaligus memperkuat sistem pelayanan publik berbasis digital.

Peluncuran Halo Sae dilakukan langsung oleh Bupati Probolinggo Gus Haris pada Rabu (20/5), usai apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Program itu menjadi bagian dari pengembangan sistem Data Satu Pintu dan Command Center yang tengah dibangun secara bertahap oleh pemerintah daerah. Melalui sistem tersebut, seluruh laporan masyarakat nantinya akan terkoneksi secara otomatis dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sesuai jenis aduan yang diterima.

Dalam keterangannya, Gus Haris menyebut layanan tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat yang selama ini kerap menyampaikan keluhan langsung melalui pesan WhatsApp pribadinya. Menurutnya, sistem berbasis AI akan membuat penanganan aduan menjadi lebih cepat, terukur, dan efisien.

“Karena ini memang basisnya AI, ini mimpi kita dari kemarin. Jadi nanti semuanya terkoneksi dengan Data Satu Pintu dan Command Center,” ujar Gus Haris.

Ia menjelaskan, setiap laporan yang masuk akan dibaca sistem AI untuk kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkat urgensi dan jenis persoalan. Aduan darurat ditargetkan mendapat respon maksimal dalam waktu 1 hingga 3 jam, sedangkan laporan kategori menengah wajib ditindaklanjuti kurang dari 24 jam.

Tak hanya menerima pesan teks, Halo Sae juga dirancang mampu memproses foto dan video sebagai bahan verifikasi lapangan. Keluhan terkait jalan rusak, jembatan putus, lambannya pelayanan publik hingga persoalan sosial lainnya disebut dapat langsung diteruskan ke instansi terkait tanpa harus melalui birokrasi panjang.

“Misalnya ada jalan rusak, jembatan putus, dan lain sebagainya, semuanya nanti bisa langsung terkoneksi dengan sistem,” katanya.

Keunggulan lain dari layanan tersebut, lanjut Gus Haris, yakni kemampuan AI dalam melakukan filterisasi laporan. Teknologi itu diklaim mampu mendeteksi laporan palsu maupun aduan yang tidak valid sebelum diteruskan ke OPD terkait.

“Karena basis AI itulah kemudian ada filterisasi otomatis dilakukan. Jadi kalau ada orang iseng melakukan pelaporan, sistem ini akan membaca dan memvalidasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Seluruh laporan masyarakat nantinya juga dapat dipantau langsung oleh bupati melalui gadget pribadi yang telah terhubung dengan Command Center Pemkab Probolinggo. Bahkan, kecepatan respon OPD terhadap pengaduan warga akan menjadi salah satu indikator evaluasi kinerja pelayanan publik.

“Iya, selama ini masyarakat banyak WA langsung ke saya sampai HP saya panas dan nge-hang. Semoga dengan adanya hotline ini persoalan masyarakat bisa lebih cepat terselesaikan,” pungkasnya.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *