SMA Unggulan Haf-Sa Genggong Jalin Kerja Sama Internasional dengan UPM Malaysia

Probolinggo.seputarjawatomur.com – SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong memperluas jejaring pendidikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Universiti Putra Malaysia. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam penguatan pendidikan berbasis riset dan pengembangan kompetensi global bagi siswa.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah akademisi, di antaranya Prof. Sigit Tri Wicaksono, S.Si., M.Si., Ph.D selaku Wakil Dekan Departemen Teknik Material ITS, serta Prof. Yap Wing Fen, Ph.D dari Universiti Putra Malaysia.

Dalam keterangannya, Prof. Yap Wing Fen menyampaikan bahwa kerja sama antar lembaga pendidikan lintas negara memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas riset dan memperluas wawasan global peserta didik. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi jembatan pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman antar pelajar.

“Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi pendidikan, khususnya dalam bidang riset STEM, sehingga siswa memiliki kesempatan belajar dalam skala internasional,” ujarnya.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pengiriman mahasiswa Universiti Putra Malaysia sebagai delegasi riset STEM ke SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong. Selain itu, kedua pihak juga akan menggelar *International Exhibition Fair of STEM Research*, yakni pameran internasional yang menampilkan hasil riset di bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM).

Sementara itu, Prof. Sigit Tri Wicaksono menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan berbasis riset sejak jenjang sekolah menengah. “Sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi, baik nasional maupun internasional, menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era global,” ungkapnya.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan BPPT Genggong diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang adaptif, inovatif, serta berorientasi pada pengembangan sains dan teknologi di tingkat internasional.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *