Mahasiswa UNZAH Genggong Raih Silver Medal di Ajang AISEEF 2026

Probolinggo.seputarjawatimur.com – Prestasi gemilang kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Probolinggo di kancah internasional. Lima mahasiswa UNZAH berhasil meraih **Silver Medal** dalam ajang *ASEAN Innovative Science, Environmental and Entrepreneur Fair* (AISEEF) 2026 ke-7 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association pada Jumat, 30 Januari 2026.

Kelima mahasiswa tersebut yakni Siti Aisyah Syaiful Arifin, Moh. Irfan Hidayatullah, Nur Hidayati, Fariza Nurillah, dan Moh. Khoirur Rosi. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 629 tim dari sembilan negara, yakni Indonesia, Thailand, Turki, Meksiko, Malaysia, Korea Selatan, Filipina, Maroko, dan Turkmenistan.

AISEEF 2026 menjadi ajang unjuk inovasi bagi para peneliti dan inovator muda tingkat ASEAN maupun internasional. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrid, dengan rangkaian seleksi dan presentasi daring pada 26 hingga 29 Januari 2026, serta puncak kegiatan luring pada 9 sampai 12 Februari 2026 di Universitas Diponegoro, Semarang.

Keberhasilan mahasiswa UNZAH tidak terlepas dari pendampingan melalui Lembaga Pengembangan dan Bimbingan Olimpiade Internasional. Mereka dibina secara intensif oleh Dr. Ainur Rofiq Sofa, M.Pd., dan Dr. Cand. Moh. Abd Rahman, M.M., mulai dari tahap perumusan ide, penyusunan karya ilmiah, hingga simulasi presentasi di hadapan dewan juri.

Dr. Ainur Rofiq Sofa, M.Pd., selaku pembina, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi.

“Prosesnya tidak instan. Mahasiswa kami melewati tahapan seleksi internal, pendalaman materi, hingga *mock presentation* berkali-kali. Alhamdulillah, usaha tersebut membuahkan hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Cand. Moh. Abd Rahman, M.M., menambahkan bahwa kompetisi internasional seperti AISEEF menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam meningkatkan kepercayaan diri dan daya saing global.

“Ajang ini melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, inovatif, serta mampu mempresentasikan gagasan secara profesional di forum internasional. Ini adalah bekal penting menuju generasi unggul,” tuturnya.

Rektor UNZAH Genggong, Assoc. Prof. Dr. Abdul Aziz Wahab, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih Silver Medal di tengah persaingan ratusan tim internasional menunjukkan sinergi yang kuat antara mahasiswa, pembina, dan institusi.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UNZAH mampu bersaing di tingkat internasional. Ini bukan hanya kemenangan individu, tetapi juga kemenangan institusi dalam membangun budaya akademik berbasis riset dan inovasi,” tegasnya.

Salah satu anggota tim, Siti Aisyah Syaiful Arifin, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

“Kami sangat bersyukur bisa membawa nama UNZAH dan Indonesia di ajang internasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan berinovasi,” katanya.

Dengan raihan Silver Medal ini, UNZAH Genggong Probolinggo semakin menegaskan komitmennya dalam mengembangkan atmosfer akademik yang kompetitif dan berorientasi global, sejalan dengan visi universitas menuju kampus berdaya saing internasional.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *