PROBOLINGGO.seputarjawatimur.com – Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo menggelar rapat kerja (raker) perdana di ruang rapat Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong, Minggu (26/10) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja strategis lembaga tersebut untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo.
Raker tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Pendidikan, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, serta sejumlah tokoh pendidikan. Acara dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Prof. Assoc. Dr. Abdul Aziz Wahab, yang juga menjabat sebagai Rektor Unzah Genggong.
Dalam kesempatan itu, Prof. Abdul Aziz Wahab menegaskan bahwa Dewan Pendidikan memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi terkait kebijakan pendidikan.
“Rapat kerja ini bukan sekadar forum koordinasi, tetapi langkah awal untuk merumuskan program konkret yang bisa menjadi rekomendasi bagi Bupati Probolinggo dan Dinas Pendidikan. Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada peningkatan mutu pendidikan, baik di sekolah umum maupun madrasah,” ujar Prof. Abdul Aziz Wahab.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Dewan Pendidikan juga akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan swasta dan organisasi masyarakat, guna mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berdaya saing dan berkarakter.
“Kami ingin sinergi ini tidak berhenti di tataran wacana, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pendidikan harus menjadi gerakan bersama,” tambahnya.
Rapat kerja ini juga menjadi ajang sosialisasi berbagai program prioritas yang akan dilaksanakan selama masa kepengurusan, di antaranya peningkatan kapasitas guru, penguatan pendidikan karakter, serta optimalisasi peran masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan.
Dengan terselenggaranya raker perdana ini, Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo berharap dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah demi tercapainya visi pendidikan yang unggul dan berkelanjutan.(bhj)












