Kraksaan.seputarjawatimur.com – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Kota Kraksaan yang digelar pada Minggu, 14 September 2025, menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah baru organisasi. Agenda lima tahunan ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret untuk penguatan NU secara berkelanjutan.
Mantan Pengurus Wilayah LPNU Jawa Timur,Lutfi Isomudin, menegaskan pentingnya Konfercab sebagai forum evaluasi dan proyeksi masa depan NU. Ia menilai, organisasi sebesar NU perlu memiliki visi yang lebih tajam dalam mengatasi tantangan zaman, khususnya di bidang kemandirian.
“Konfercab ini momentum penting. Harapannya, NU Cabang Kraksaan mampu menyusun strategi penguatan organisasi yang lebih konkret dan berkelanjutan,” ujar Lutfi yang juga menjabat sebagai Direktur NUconomic.
Ia menambahkan, kemandirian harus menjadi orientasi utama NU ke depan. Dengan mengedepankan kemandirian, NU dapat memberikan kontribusi nyata tidak hanya dalam aspek moral dan spiritual, tetapi juga dalam dimensi sosial dan ekonomi.
“NU ke depan harus benar-benar konsen pada kemandirian. Ini penting karena hanya dengan kemandirian NU bisa memberi kontribusi nyata, baik kepada jamaah maupun masyarakat secara luas,” tegasnya.
Pandangan senada juga disampaikan Fauzi Priambodo, Wakil Bendahara PWNU Jawa Timur. Ia menekankan bahwa penguatan ekonomi umat adalah fondasi penting dalam membangun kemandirian organisasi. Menurutnya, NU memiliki peran strategis dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Probolinggo.
“Kemandirian ekonomi umat ini sangat penting. Kami berharap NU Cabang Kraksaan mampu berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat. Jika pemberdayaan ini bisa dioptimalkan, maka pengentasan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo akan lebih cepat, sejalan dengan prioritas program pemerintah daerah,” ungkap Fauzi.
Konfercab NU Cabang Kraksaan kali ini diikuti oleh seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan ranting se-Kota Kraksaan. Selain memilih kepengurusan baru, forum ini juga membahas dan merumuskan program-program strategis sebagai pijakan gerak NU dalam lima tahun ke depan.
Dengan semangat pembaruan dan tekad untuk memperkuat kemandirian, Konfercab ini diharapkan mampu menjadikan NU Kraksaan lebih responsif terhadap tantangan zaman serta semakin berdaya dalam memberikan pelayanan dan solusi bagi umat.,(bhj)












