Forum Peduli Akhlak Desak Pemberantasan Miras, MUI Probolinggo Siap Kawal Aspirasi

Probolinggoseputarjawatimur.com – Kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Probolinggo mendorong sejumlah unsur masyarakat yang tergabung dalam Forum Peduli Akhlak dan Ketertiban Masyarakat untuk menggelar audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, Senin (28/4/2025).

Pertemuan yang berlangsung di kantor MUI Kabupaten Probolinggo ini dipicu oleh viralnya sebuah video yang memperlihatkan sekelompok orang tengah berpesta miras di fasilitas umum. Aksi tersebut dinilai merusak citra daerah yang dikenal sebagai kota santri.
Koordinator audiensi, Mustofa, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama antara forum dan MUI dalam memberantas peredaran miras.

“Kami bersama MUI sepakat bahwa peredaran miras adalah musuh bersama. Kami akan tindak lanjuti dengan kolaborasi aktif bersama pemerintah, aparat hukum, serta ormas-ormas lainnya,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Probolinggo, Ahmad Budiono, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai moral yang telah menjadi identitas daerah.

“Renstra daerah kita jelas, mengedepankan akhlak mulia. Kita harus kembalikan marwah Kabupaten Probolinggo sebagai kota santri,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Wasik Hanan, menyatakan kesiapan lembaganya untuk meneruskan hasil audiensi kepada pihak-pihak terkait.

“Hasil-hasil dari kesepakatan ini akan kami sampaikan secara resmi melalui surat kepada stakeholder terkait. Harapannya, aparat penegak hukum bisa bertindak tegas agar ada efek jera,” tutur Kiai Wasik.

Forum ini berharap langkah konkret segera diambil oleh pemerintah dan penegak hukum guna memutus mata rantai peredaran miras serta menjaga ketertiban dan moralitas di tengah masyarakat.(bhj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *