Probolinggo.Seputarjawatimur.com – Konferensi Wilayah (Konferwil) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Jawa Timur resmi dibuka pada Minggu (12/8/2024) di Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo.
Acara ini dihadiri oleh ribuan kader GP Ansor dari seluruh penjuru Jawa Timur, termasuk para ulama, tokoh masyarakat, dan pemuda Nahdlatul Ulama (NU).
Pembukaan Konferwil ini dimulai sekitar pukul 14.30 WIB yang diawali dengan rangkaian kegiatan keagamaan seperti pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan sholawat nabi.
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, Syafiq Syauqi, dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari seluruh daerah di Jawa Timur.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh PC dan PAC yang menjadi ujung tombak kaderisasi selama masa kepemimpinan kami di PW GP Ansor Jawa Timur,” ucapnya di depan ribuan kader Ansor.
Gus Syafiq juga menyampaikan terimakasih kepada Pesantren Zainul Hasan Genggong yang telah bersedia untuk ditempati sebagai acara Konferwil XV.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Kiai Mutawakkil yang telah mengizinkan kami untuk menggelar Konferwil meski persiapannya sangat singkat,” tutur Gus Syafiq.
Sementara itu, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, menyambut baik dan bergembira atas digelarnya Konferwil XV PW GP Ansor Jatim yang merupakan organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama.
“Ini kehormatan bagi kami ditempati organisasi kepemudaan kebanggaan kita semua,” tutur Kiai Mutawakkil disambut tepuk tangan ribuan kader Ansor dari berbagai penjuru Jawa Timur.
Dalam sambutannya atas nama pengurus PWNU jawa timur, KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan , terdapat perbedaan antara Nahdlatu Ulama dengan Ormas Islam yang lain adalah ketakdiman dan kepatuhan kepada para ulama yang begitu tinggi.
“ yang kedua adalah kaderisasi yang berjalan dengan baik dan tidak pernah berhenti “ ungkapnya
KH Mutawakkil juga menambahkan bahwa NU dan perangkat organisasi Nadlatul Ulama di persilahkan kepada 2 prinsip tersebut.
“ oleh karena itu silahkan kepada dua prinsip tadi . Ketakdiman kepada para ulama dan kiai, serta pelestarian keutuhan kaderisasi. “ tandasnya.
Sedangkan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharuddin, menyampaikan berbagai inovasi yang akan dilakukan di bawah kepemimpinannya.
Di depan ribuan kader Ansor dari sejumlah daerah di Jawa Timur, ia menampilkan stidaknya 9 transformasi yang akan dilakukan Ansor sebelum kemudian menutup sambutannya dengan membuka secar resmi Konferwil.
“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, kami buka secara resmi Konferwil XV PW GP Ansor Jawa Timur di Pesantren Zainul Hasan Genggong pada 12 Agustus 2024,” ucapnya diiringi tepuk tangan peserta.(bhj)












