Pasuruan, seputarjawatimur.com – Menyambut Tahun Baru Imlek 2575 sio naga dengan elemen kayu umat Khonghucu Kota Pasuruan mulai bersih-bersih altar sembahyangan dan mandikan patung dewa di Klenteng Tjoe Tik Kiong, yang berada di jalan Lombok Kota Pasuruan, pada Sabtu (03/02/2024) siang.
Seluruh pengurus klenteng terlihat sibuk satu per satu membersihkan setiap sudut klenteng, dimulai dari mandikan patung dewa setiap titik sembahyangan, ayak abu hingga bersihkan pernak pernik Klenteng.
Bersih-bersih Klenteng ini sudah menjadi tradisi yang dilakukan setahun sekali menjelang Tahun Baru Imlek, yang dilakukan oleh seluruh pengurus dan mengajak anak muda untuk ikut berpartisipasi.
Ketua Harian Klenteng Tjoe Tik Kiong Yudi Darma Santoso mengatakan, kegiatan bersih-bersih Klenteng ini sudah menjadi tradisi dan kewajiban menjelang Tahun Baru Imlek dimana Sang Dewa sedang pergi ke langit untuk melaporkan amal baik umat-nya.
“Patung Dewa ini sedang ditinggalkan ke langit, maka umat Khonghucu yang ada mulai memandikan dan membersihkan seluruh isi Klenteng,” kata Yudi.
Dimana usai membersihkan seluruh isi Klenteng yang dilakukan sehari penuh, nantinya pada malam Imlek akan dilakukan sembahyang bersama pada malam Jum’at (09/02/2024) menjelang pergantian Tahun Baru Imlek.
Umat Khonghucu Kota Pasuruan berharap pada tahun politik saat ini bisa berjalan tenang, tanpa adanya perselisihan usai jalannya Pemilu dan terpilih merupakan yang terbaik, ujar Yudi.
Melissa salah satu pengurus Klenteng Tjoe Tik Kiong yang aktif dalam kegiatan menyampaikan saat ini ada 10 patung Dewa yang utama dimandikan, dan masih banyak patung Dewa lainnya yang ada di Klenteng ini.
Untuk memandikan patung Dewa tidak sembarangan dengan menggunakan air yang dicampur dengan bunga mawar dan melati, kita harus teliti setiap patung harus benar-benar bersih.
Yudi juga menambahkan selain acara puncak sembahyangan yang digelar di Klenteng Tjoe Tik Kiong, juga dalam rangkaian Tahun Baru Imlek ada kegiatan sosial yang diselenggarakan bersama.(nik)












